Connect with us

Hukum & Kriminal

Terdakwa Dugaan Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur Kabur, PN Magetan Perketat Pengawasan Pembesuk Tak Lagi Bisa Berinteraksi Dengan Tahanan.

Published

on

Terdakwa Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Yang Kabur dari Sel PN Magetan Diamankan di Rumah Guru Spiritualnya 

RASI FM – Pengadilan Negeri Kabupaten Magetan akan meperketat aturan keluarga tahanan yang akan membesuk tahanan yang menunggu sidang digelar pasca ditangkapnya tahanan dugaan kasus persetubuhan anak dibawah umur yang kabur pada Hari Selasa (22/1) lalu dari sel tahanan PN Magetan. Ketua Pengadilan Negeri Magetan Leo Sukarno, mengatakan, pihaknya akan membangun pagar tambahan di depan sel tahanan sehingga keluarga pengunjung tidak berinteraksi langsung dengan tahanan yang menunggu giliran sidang.

“Setelah melihat situasi kami langsung mengevaluasi untuk melakukan membangun pagar tambahan di depan sel. Jadi warga terdakwa yang mengunjungi tidak bisa mengunjuungi. Pagarnya kita buat sempit agar keluarga terdakwa tidak langsung bertemu dengan terdakwa,” ujarnya.

Baca Juga:  Diduga Refrigerator Bocor, Rumah di Milangasri Ludes Terbakar

Selain akan membangun sekat tembok yang membatasi antara tahanan dengan keluarga pembesuk, Pengadilan Negeri Magetan juga akan memperketat pengawasan kiriman makanan dari keluarga tahanan. Keluarga tidak akan bisa langsung memberikan makanan kepada para tahanan tetapi akan diperiksa oleh petugas dan kiriman makanan akan disampaikan petugas kepada para tahanan.

Baca Juga:  Ibu Rumah Tangga di Magetan Tipu Group Arisan Lele Hingga Puluhan Juta Rupiah.

“bagi pengunjung tidak bisa leluasa lagi langsung ke terdakwa. Nanti melalui petugas kejaksaan, baru petugas memberikan kepada terdakwa,” imbuhnya.

Sebelumnya terdakwa kasus pencabulan anak tiri dibawah umur Wisnu Wijaya yang berada di sel tahanan Pengadilan negeri Kabupaten Magetan berhasil kabur dari sel tahanan pengadilan negeri Magetan setelah berhasil membuka gembog sel tahanan dengan alat yang telah dipersiapkan dari lapas Magetan. Terdakwa mengelabuhi petugas dengan melepas baju tahanan warna putih dengan mengganti dengan kaos hitam yang dipakai sebagai dalaman sejak dari lapas Magetan. Petugas pengamanan dari kepolisian Resor Magetan sempat mengetahui upaya pelarian terdakwa, namun karena disangka sebagai pembezuk terdakwa berhasil kabur dengan cara melompati tembok pengadilan.

Baca Juga:  Polres Magetan Amankan Puluhan Motor Berknalpot Brong

Upaya kabur terdakwa diketahui oleh petugas keamanan Kantor Pajak yang bersebelahan dengan Kantor Pengadilan yang melaporkan kepada pengamanan Pengadilan negeri. Terdakwa berhasil diamankan kembali oleh anggota polres magetan saat berada di rumah guru spiritualnya di kabupaten Klaten.(DmS)

 260 total views,  3 views today