Connect with us

Kesehatan & OlahRaga

Dinkes Magetan Temukan 200 Kasus Refraksi dari 1.000 Pemeriksaan, Anak 9 Tahun Alami Minus 9

Published

on

Dinkes Magetan Temukan 200 Kasus Refraksi dari 1.000 Pemeriksaan, Anak 9 Tahun Alami Minus 9

RASI MAGETAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menemukan sebanyak 200 kasus refraksi atau gangguan penglihatan minus dari 1.000 warga yang menjalani pemeriksaan mata. Temuan ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mata sejak dini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan bahwa sebagian besar kasus refraksi tersebut dialami oleh anak-anak usia sekolah. “Dari 1.000 warga yang melakukan pemeriksaan, ada 200 kasus refraksi atau kasus minus, dan mayoritas dialami oleh anak-anak. Yang paling parah itu anak usia 9 tahun, minusnya sampai 9,” ujarnya, Senin (20/10/2025).

Baca Juga:  Ketua DPRD Magetan Apresiasi Pemprov Jawa Timur Selesaikan Proyek Twin Road Ditengah Efisiensi.

Menurut Suwantiyo, banyak warga belum menyadari pentingnya pemeriksaan mata secara rutin. Akibatnya, gangguan penglihatan sering diketahui ketika kondisinya sudah cukup parah, bahkan berisiko kehilangan fungsi penglihatan. “Masyarakat cenderung memeriksakan mata setelah muncul keluhan berat, padahal deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Berangkatkan 296 Atlet, Targetkan 8 Emas di Porprov ke-9 Malang

Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinkes Magetan berencana memperkuat program edukasi kesehatan mata melalui puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah. “Edukasi selama ini sudah berjalan, tapi belum fokus pada kesehatan mata. Biasanya kami memberikan penyuluhan tentang gigi, penyakit tidak menular, atau bahaya rokok. Ke depan, edukasi tentang mata akan lebih sering dilakukan, terutama di sekolah-sekolah,” tegas Suwantiyo.

Baca Juga:  Mantan Atlit Gulat Magetan Yang Tersandung Kasus Narkoba Lakukan Penipuan Kepada Atlit Gulat Peraih Emas Sea Games Dari Balik Lapas Madiun.

Dinkes Magetan berharap masyarakat, terutama para orang tua, lebih memperhatikan kesehatan mata anak-anaknya dengan melakukan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan sejak dini diharapkan dapat mencegah kasus gangguan penglihatan berat yang dapat mengganggu proses belajar dan aktivitas sehari-hari.  (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM