Connect with us

Pendidikan

Generai Muda Tak Minati Penyamakan Kulit, Pemkab Magetan Biayai Kuliah Gratis D3 Penyamakan Kulit 24 Mahasiswa.

Published

on

Generai Muda Tak Minati Penyamakan Kulit, Pemkab Magetan Biayai Kuliah Gratis D3 Penyamakan Kulit 24 Mahasiswa.

 

RASI MEDIA  –  Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur  melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus mendorong generasi muda menggeluti sektor penyamakan kulit dengan membuka program perkuliahan D3 Penyamakan Kulit bekerjasama dengan Politeknik ATK Yogyakarta yang dibiayai penuh oleh pemerintah daerah. Kepala Disperindag Kabupaten Magetan, Sucipto, melalui penyuluh perindustrian perdaganagn ahli muda Rini Dwi Maharti mengatakan,  program ini lahir dari keprihatinan pemerintah daerah terhadap minimnya regenerasi di industri penyamakan kulit Magetan. Sejumlah pabrik terpaksa tutup karena tidak ada penerus usaha. “Kami ingin mengenalkan industri penyamakan kulit kepada anak muda. Harapannya muncul bibit-bibit baru, baik sebagai pengusaha maupun tenaga kerja di pabrik penyamakan kulit,” ujarnya ditemui diruang kerjanya Selasa (6/1/2025).

Baca Juga:  EDITORIAL : Anatomi Nostalgia: Analisis Interdisipliner Fenomena Stranger Things

Rini  menambahkan, minat pendaftar program D3 Penyamakan Kulit ATK Yogyakarta tersebut cukup tinggi. Dari 58 pendaftar, panitia meloloskan 27 peserta pada tahap administrasi dan menetapkan 25 mahasiswa yang lolos seleksi akhir. “Jadi sekarang yang aktif kuliah sebanyak 24 orang, karena 1 mahasiswa mengundurkan diri karena sudah bekerja dan tidak bisa menyesuaikan jadwal perkuliahan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Akan Gelar PPDB Tahun Ajaran 2022-2023, Ini Prosentase Jalur Kuotanya.

Rini  menegaskan mahasiswa Program D3 Penyamakan Kulit ATK Yogyakarta akan  menempuh pendidikan selama enam semester atau tiga tahun. Seluruh mahasiswa mendapatkan fasilitas pendidikan gratis setiap semester. Pemerintah daerah juga menanggung biaya perkuliahan di Yogyakarta, termasuk uang makan serta biaya tinggal selama mengikuti perkuliahan di Balai Diklat Industri (Balediklat) Jogja. “Setiap semester ada perkuliahan di Jogja. Selama dua minggu sampai satu bulan, uang makan dan tempat tinggal ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Perkuliahan D3 Penyamakan Kulit ini telah dimulai sejak 15 Desember. Pada semester lima dan enam, mahasiswa wajib menjalani magang penuh selama satu tahun di pabrik penyamakan kulit di Magetan. Saat ini, Pemkab Magetan baru membuka satu jurusan, yakni penyamakan kulit. Rencana pemerintah daerah juga akan membuka jurusan produk kulit untuk pengembangan produk turunan hasil penyamakan kulit. Rini memastikan bahwa seluruh mahasiswa yang mengikuti perkuliahan merupakan warga Magetan. “Ini khusus untuk Magetan. Kalau non-Magetan tetap boleh ikut, tapi biayanya mandiri,” pungkas Rini

Baca Juga:  Sepekan Tak Keluar Rumah, Pria ODGJ yang Tinggal Serumah Dengan Ibunya di Magetan Ditemukan Membusuk di Kamarnya.

 

 

 494 total views,  3 views today