News
20 Tahun di Krangkeng, Mbah Kirno Akhirnya Dibawa Purnomo Pemilik Yayasan Berkah Bersinar Abadi
Published
3 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Keluarga Mbah Kirno (60) warga Dusun Gombak, Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur sempat menolak ketika Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang memiliki dedikasi untuk merawat ODGJ hingga sembuh. Sarti adik Mbah Kirno mengaku alasan penolakan adalah demi keamanan keluarganya yang sempat diancam akan dibunuh. “Saya cuma minta jaminan jika Mbah Kirno dibebaskan keluarga saya tetap aman,” katanya ditemui di rumahnya Kamis (29/1/2026).
Sarti mengaku terpaksa mengurung kakaknya lantaran mengancam membunuh keluarganya. Beberapa kali dia mengaku beradu pendapat hingga keluarganya dianiaya kakaknya tersebut. “Dia mengancam mau membunuh keluarga. Dulu suami saya, nenek saya juga pernah dianiaya Beberapa kali,” imbuhnya.
Dian Pratama kerabat lain Mbah Kirno mengaku jika upaya pengobatan telah dilakuakn keluargam namun obat yang diberikan tak pernah di minum. Keluarga merasa khawatir jika di kurung di kamar sehingga membuat krangkeng dari besi cor beton. “Sebenarnya sudah dibawa ke puskesmas, tapi obatnya tidak mau diminum sama sekali. Kalau dikurung di kamar takut lepas,” katanya.
Purnomo mendatangi rumah Mbah Kirno bersama Kapolsek Sawoo AKP Tutut Aryanto dan Kasat Binmas Ponorogo AKP Agus Syaiful Bahri pada Rabu sore (28/1) dan sempat berdialog dengan Sarti adik Mbah Kirno yang awalnya menolak kakaknya dibebaskan. Keluarga akhirnya bisa diyakinkan jika dengan Mbah Kirno akan dibawa ke Lamongan, ke Yayasan Berkah Bersinar Abadi untuk upaya penyembuhan.
Untuk nenbuka krangkeng besi yang berukuran lebar 0,5 meter, tinggi 1 meter dan panjang 2 meter Purnomo terpaksa memotong gem,bog dengan gerindra karena gembok keranngkeng telah hilang. Saat dikeluarkanb dari krangkeng , Mbah Kirno sempat mengamuk dan mengomel. Setelah ditenangkan Purnomo, warga kemudian memotong rambut dan memandikan Mbah Kirno yangkemudian di bawa Purnomo ke Lamongan. “Saya mohon doanya, mudah-mudahan pak Kirno bisa kami bawa, kami rawat, insya Allah, pulih sehat kembali,” katanya.
1,537 total views, 3 views today
You may like

Sejumlah Pedagang Sayur Malam di Lahan Parkir Pasar Sayur Menolak Relokasi Karena Khawatir Tal Ada Pembeli, Disperindag Magetan Lakukan Sosialisasi.

50 Kasus PMK di Magetan Dinyatakan Sembuh, Dinas Peternakan Perkuat Vaksinasi dan Edukasi Peternak

Amanda Mengajarkan Merajut Masa Depan Warga Binaan Rutan Magetan Melalui Karya Benang Rajut.
Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Cemoro Sewu Ditutup Sementara

Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Tanah Hasil Penyelamatan Aset Daerah

Lari Sejauh 13 Kilometer, Anggota Komisi IV DPR RI Riyono Caping Kampanyekan Olah Raga dan Hidup Sehat.


