Connect with us

Budaya & Pariwisata

Event Latihan Bersama P4LSI Magetan Diikuti Peserta dari Sejumlah Daerah, Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Perkutut Lokal


Published

on

Event Latihan Bersama P4LSI Magetan Diikuti Peserta dari Sejumlah Daerah, Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Perkutut Lokal

RASI MEDIA  — Perkumpulan Pelestari Perkutut Lokal Alam Seluruh Indonesia (P4LSI) Pengda/Pengcab Magetan menggelar latihan bersama (Laber) yang diikuti penghobi burung perkutut dari sejumlah daerah. Kegiatan yang dilaksankan di Desa Lemah Abang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat komunitas pecinta perkutut di berbagai daerah. Peserta datang tidak hanya dari Magetan dan wilayah sekitar, tetapi juga dari Tulungagung, Kediri, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Sragen, Boyolali, Solo, Malang hingga Bali.

Pembina P4LSI Magetan Budi Santosa mengatakan latihan bersama menjadi bagian dari tahapan sebelum peserta mengikuti latihan prestasi (LAPRES) dan agenda lomba lainnya. “Kalau Laber ini latihan bersama. Jadi seolah-olah kita latihan dulu sebelum masuk ke Lapes (latihan prestasi),” ujarnya ditemui di lokasi kegiatan Minggu (27/9/2026)

Menurut dia, terbentuknya P4LSI di Magetan diharapkan semakin memperluas jaringan komunitas pecinta perkutut. Ketika satu daerah menggelar kegiatan, anggota komunitas dari daerah lain dapat ikut hadir sehingga terjadi pertemuan dan pertukaran antarpenghobi. “Apabila komunitas atau kelompok itu mengadakan kegiatan di satu tempat, otomatis komunitas yang lain akan datang, berkunjung atau ikut lomba,” katanya.

Budi menyebut kegiatan perkutut juga berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Peserta dari luar daerah yang datang untuk mengikuti kegiatan membutuhkan penginapan, makanan, pakan burung hingga sangkar. ““Dari daerah akan menginap di hotel. Mungkin dari orang penjual pakan. Sangkar juga, yang membuat sangkar ini semakin eksis. Dengan adanya kegiatan seperti ini, insyaallah akan berdampak kepada masyarakat dan UMKM.” ujarnya.

Baca Juga:  Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Catat 546 Kasus DBD Selama 2024, 3 Meninggal Dunia.

Ia berharap kegiatan P4LSI di Magetan dapat berkembang dan secara rutin menghadirkan peserta dari berbagai daerah.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengapresiasi terbentuknya P4LSI di Kabupaten Magetan. Menurut dia, keberadaan organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah komunitas, tetapi juga dapat mendukung pelestarian burung perkutut lokal. “Selain menggerakkan perekonomian juga melestarikan khususnya burung jenis perkutut yang ada di Kabupaten Magetan,” kata Nanik.

Nanik meminta pengurus P4LSI Magetan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan kegiatan dan pelestarian perkutut lokal. “Kami mohon nanti berkolaborasi dengan Kabupaten Magetan untuk khususnya melestarikan burung jenis perkutut lokal,” ujarnya.

Ia berharap organisasi yang baru terbentuk tersebut semakin tertata dan mampu menggelar kegiatan yang lebih meriah pada agenda berikutnya. Ia juga meminta organisasi yang baru terbentuk tersebut semakin tertata dan mampu menggelar kegiatan yang lebih meriah pada agenda berikutnya. “Ke depannya organisasi P4LSI ini lebih tertata lagi. Mungkin event-event berikutnya juga harus lebih meriah,” kata Nanik.

 

Korwil P4LSI Tulungagung Deni mengatakan kegiatan di Magetan berjalan dengan baik. Ia berharap komunitas P4LSI di Jawa Timur semakin kompak dan solid. “Harapan saya untuk Jatim semakin kompak, semakin solid yang penting tetap seduluran,” ujar Deni.

Baca Juga:  Warga Kesulitan Dapatkan LPG Subsidi 3 Kilogram di Pengecer, Disperindag Magetan Pastikan Tak Ada Pengurangan Stok di Tingkat Pangkalan.

Deni mengatakan dirinya datang bersama peserta dari Tulungagung dengan membawa delapan ekor perkutut untuk mengikuti kegiatan di Magetan. “Hari ini kebetulan saya dari Korcam PKK, Korwil Tulungagung, kita bawa delapan burung,” katanya.

Menurut Deni, sistem penjurian dalam kegiatan tersebut berjalan dengan baik. Ia juga memberikan masukan agar UMKM di sekitar lokasi kegiatan semakin banyak dilibatkan. “Untuk penjurian kita lihat tidak ada yang enggak fair. Kita lihat melalui juri bekerja dengan maksimal,” ujarnya.

Peserta asal Malang Raya, Roni Afandi, mengatakan dirinya rela menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti kegiatan P4LSI. Baginya, komunitas perkutut bukan sekadar tempat mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjalin persaudaraan. “Dari dasarnya kalau saya ikut P4LSI itu karena persaudarannya. Kedua, kita silaturahmi,” kata Roni.

Roni mengaku pernah mengikuti kegiatan perkutut hingga sejumlah daerah di Jawa Barat. Ia menyebut kegiatan tersebut membuat penghobi dari berbagai wilayah bisa saling bertemu. “Kita dari Malang sudah menghadiri sampai ke Bandung,” ujarnya.

Terkait kegiatan di Magetan, Roni menilai atmosfer perlombaan cukup meriah meski P4LSI Magetan baru terbentuk. “Atmosfernya jelas sangat meriah. Jadi dari Jawa Tengah juga hadir,” katanya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Magetan Ucapkan Selamat Kepada Radio Rasi Atas Raihan Anugrah KPID di Bidang Wisata Seni dan Budaya

Sementara itu, Pepen, peserta asal Bali, mengatakan dirinya mulai menyukai burung perkutut sekitar dua tahun terakhir. Dalam kegiatan di Magetan, ia membawa dua ekor burung untuk mengikuti perlombaan. Ia mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut meski harus datang dari Bali. Pepen berharap kegiatan serupa di Magetan dapat terus digelar sehingga minat penghobi semakin luas. “Sejak dua tahun yang lalu kiat ikut serius di burung perkutut. Semopga penyelengaraan kegiatan perkutut di Magetan semakin berkembang sehingga pelestarian burung perkutut jalan jug aikut menggerakkan perekonomian di Magetan ,” ujar Pepen ketika ditanya sejak kapan mulai menyukai perkutut.

Budi mengatakan kegiatan P4LSI Magetan selanjutnya akan mengikuti agenda organisasi di tingkat Jawa Timur. Ia berharap Magetan juga mendapat kesempatan menjadi lokasi kegiatan yang lebih besar pada masa mendatang. “Kalau memang Magetan diminta, seandainya nanti Januari atau Februari, mungkin ulang tahun atau kegiatan Bupati, kami koordinasi dengan korda untuk ditempatkan di Magetan,” ujarnya.

Dengan terbentuknya P4LSI di Magetan, komunitas penghobi berharap latihan bersama tidak hanya menjadi ruang untuk menguji kualitas burung perkutut, tetapi juga memperluas silaturahmi antardaerah serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM