RASI MEDIA – Satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali beroperasi setelah sempat disuspen menyusul puluhan siswa mengalami sakit. Petugas Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Awang Arifaini Rudin, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium memastikan sakit yang dialami 40 siswa tersebut bukan akibat makanan yang dikonsumsi dalam program MBG. “Hasil labnya karena mereka sakit flu dan pilek bukan karena konsumsi MBG. Mereka memang setelah menerima MBG banyak yang tidak masuk tapi bukan karena keracunan,,” ujar Awang melalui sambungan telepon Kamis (20/8/2026).
Awang mengatakan SPPG tersebut telah kembali menjalankan distribusi MBG setelah menjalani proses evaluasi dan pengajuan pembukaan kembali selama sekitar tiga minggu. Dengan kembali beroperasinya satu SPPG tersebut, jumlah SPPG yang masih berstatus disuspensi di Magetan kini tersisa lima unit. “Sudah running kembali hari ini,” katanya.
Sementara lima SPPG yang masih disuspen menurut Awang karena masih menjalani perbaikan sejumlah persyaratan. Perbaikan terutama berkaitan dengan infrastruktur, instalasi pengolahan air limbah dan tata ruang bangunan. “Mereka masih melakukan perbaikan seperti alur barang masuk dan keluar itu kan enggak boleh bertubrukan. Harus satu jalur untuk mendukung higienitas dan sanitasi,” jelasnya.
Satu SPPG Tak Distribusi karena Dana Belum Masuk
Di sisi lain, satu SPPG di Magetan menghentikan sementara distribusi MBG pada Rabu (19/8). SPPG Magetan Kartoharjo Jajar tidak melakukan distribusi karena belum menerima dana Bantuan Pemerintah yang menjadi sumber pendanaan operasional. Awang membenarkan kondisi tersebut. Menurut dia, dana operasional SPPG tersebut belum masuk ke virtual account yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional. “Iya, berarti virtual account-nya belum di-top up BGN,” ujar Awang.
Pihak SPPG Magetan Kartoharjo Jajar sebelumnya juga menyampaikan pemberitahuan mengenai penghentian distribusi tersebut. “Pelaksanaan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2026 tidak distribusi dikarenakan SPPG Magetan Kartoharjo Jajar belum menerima dana Bantuan Pemerintah yang menjadi sumber pendanaan operasional kami,” tulis Kepala SPPG Magetan Kartoharjo Jajar dalam pemberitahuan tersebut.