Connect with us

Pendidikan

Catatan Usia 9 Tahun Al Jahra, Keterbukaan Pendidikan Untuk Kebaikan Umat.

Published

on

Catatan Usia 9 Tahun Al Jahra, Keterbukaan Pendidikan Untuk Kebaikan Umat.

RASI FM – Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Qur’an Al Jahra Magetan saat ini telah memasuki usia 9 tahun. Puncak peringatan HUT ke 9 Al Jahra yang diperingati dengan menggelar Panggung Kreasi Akbar oleh para santri pada 11 November kemarin menjadi bukti dari tahun ke tahun bahwa tekad untuk berkhidmad dalam dunia pendidikan dengan terselenggaranya TPA, Ponpes dan SMPIT Boarding Baitul Quran Al-Jahra Magetan terus berkembang pesat. Kepala Harian Yayasan Nurroshidah Ponpes Baitul Qur’an Al-Jahra Magetan, Isgianto mengatakan, belum bisa terbayangkan jika 9 tahun yang lalu ditengah hamparan lahan nan bebatuan yang gersang dan panas berdirilah sebuah bangunan masjid yang kokoh hasil wakaf dan swadaya masyarakat.

“Dari sinilah mimpi indah itu dimulai, bertekad untuk berkhidmad dalam dunia pendidikan maka diselenggarakanlah TPA, Ponpes dan SMPIT Boarding Baitul Quran Al-Jahra Magetan atas rekomendasi dari Abi Nur Wahyudi dan Ustadz Arif Hadi Cahyono. Berdirinya lembaga tersebut memantik sebuah harapan agar bisa bermanfaat untuk umat,” ujarnya melalui pesan singkat.

Baca Juga:  3 Lembaga Negara di Jatim Sepakat Optimalkan Sinergi dan Kolaborasi

Isgianto menambahkan, dengan kepercayaan dari masyarakat, Yayasan Nur Rosyidah Baitul Quran Al Jahra Magetan berkembang pesat baik dari sisi infrastruktur serta lembaga pendidikan yang dikembangkan. Saat ini Al Jahra memiliki siswa dan pengurus hampir 1.000 orang.

“Di prakarsai oleh kader- kader muda yang memiliki latarbelakang pengalaman organisasi dan pembinaan tarbiyah serta di topang oleh keikhlasan halaqah majelis taklim ibu ibu memudahkan langkah kami untuk mengawali penyelenggaraan pendidikan disini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Modin Tak Bisa Baca Doa dan Urus jenazah, Warga Desa Pojok Magetan Demo Dengan Bawa Payung Jenazah.

Bersyukur atas pencapaian yang dilakukan, Al Jahra menggandeng sejumlah pihak dalam peringatan ulang tahun ke 9 dengan mengisi sejumlah kegiatan. Selain Panggung Kreasi Akbar oleh para santri, Al Jahra juga menggandeng jurnalis di Magetan untuk bisa bersinergi dalam penyebaran informasi dan ilmu jurnalistik dengan menggelar sarasehan.

“Supaya kita bisa bersinergi dengan para wartawan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, juga dalam menyampaikan berbagai bentuk informasi terhadap perkembangan yang ada di pondok pesantren,” ujarnya.

Keterbukaan terhadap publik menurut Isgianto sangat diperlukan di usia Al Jahra yang ke 9. Keterbukaan terhadap public menurut Isgianto akan turut membantu perkembangan pondok pesantren Al Jahra dalam pengembangan pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang mampu bermanfaat untuk masyarakat umum.

Baca Juga:  Kegiatan Parenting di SD Sukowinangun 2 Mengingatkan Pentingnya Sekolah Inklusi di Magetan.

“Kita ingin menjadi pioneer pondok pesantren yang untuk memberikan informasi kepada siapapun terkait dengan kemajuan dan pegkembangan pondok pesantren. Untuk mengembangkan Pondok pesantren kita tidak bisa sendiri untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Insya allah kami akan sangat terbuka terkait informasi apapun yang akan dikonfirmasi kepada kami , ” pungkas Isgianto.

Selain sarasehan kegiatan peringatan HUT ke 9 Al Jahra juga dilakukan dengan melibatkan walisantri sebagai bentuk sinergitas pengembangan pendidikan di pondok juga dilakukan kegiatan sejumlah kegiatan yang memperubkan piala kemenag dan piala dikpora serta sejumlah bakti social dan berbagai santunan kepada anak yatim piatu serta talk show. (DmS)

 639 total views,  3 views today