Connect with us

Ekonomi&UMKM

Tas Custom D War Dari Magetan, Bertahan Dimasa Pandemi Dengan Kualitas.

Published

on

Tas Custom D War Dari Magetan, Bertahan Dimasa Pandemi Dengan Kualitas.

Rasi Fm – Kabupaten Magetan terkenal sebagai penghasil samak kulit, namun masih sedikit pengrajin yang berinovasi dengan produk yang berinovatif. Salah satu pengrajin tas kulit dari Magetan adalah Anwar Rifai , warga Desa Ngariboyo yang berhasil bertahan melakukan penjualan dimasa pandemic covid 19. Dengan merek D War, Anwar mengaku mampu bertahan karena mampu memuaskan pelanggan produk tas kulit miliknya dengan system produksi custom, dimana tas fashion yang diproduksi merupakan pesanan dari pelanggan untuk kembali di jual. Pelanggan reselernya telah menjangkau seuruh Kabupaten di Pulau Jawa.
“Hampir 80 persen pesanan, ada yang toko off line ada yang online. Yang reseler itu ada yang dari Solo ada yang dari Tulungagung,” ujarnya.
Dalam sebulan Anwar yang telah menggeluti pembuatan tas kulit sejak tahun 2015 lalu mampu menjual ratusan tas dengan berbagai desain, Sebelumnya Anwar mengaku membuka toko kelontong, namun karena penjualan mengalami kemunduran dia kemudian banting setir membuat tas kulit. Berbekal keahlian pembuatan tas kulit dari pelatihan yang digelar dinas perindustrian Kabupaten Magetan, Anwar kemudian memberanikan diri mengembangkan produk tas fashionable. Dari pebuatan desain hingga finishing Anwar mengaku mengerjakan sendiri hingga saat ini berkembang dengan memiliki 5 karyawan.
“Dulu kelontong, habis itu jatuh, tahun 2010 ambruk, Saya kemudian ikut pelatihan di Disperindag nggak tahu tiba tiba suka njahit,” imbuhnya.
Selain melakukan penjualan melalui online dengan reseller, Anwar juga membuka toko off line di rumahnya di Desa Ngariboyo Kabupaten Magetan. Ratusan desain tas fashionable dengan harga mulai dari ratusan hingga lebih dari satu juta rupiah dipajang disana. (DmS)

Baca Juga:  Sejumlah Dinas di Magetan Belum Tahu Soal BLT Minyak Goreng.

 94 total views,  3 views today