Connect with us

Pendidikan

Perkenalkan Sekolah Sak Ngajine, SMPN 2 Magetan Berantas Buta Huruf Alquran Untuk Tingkatkan Ketakwaan Siswa.

Published

on

Perkenalkan Sekolah Sak Ngajine, SMPN 2 Magetan Berantas Buta Huruf Alquran Untuk Tingkatkan Ketakwaan Siswa.

RASI FM – SMPN 2 Magetan yang berada di Jl Yos Sudarso No 71 memiliki terobosan pembelajaran dengan program sekolah sak ngajine. Kepala Sekolah SMPN 2 Magetan Endro Sri Widayati mengatakan, program sekolah sak ngajine sudah dilaksanakan setahun terakhir dimana dalam program tersebut mengajak para siswa bisa membaca bahkan menghafal Al Quran.

Program tersebut berawal saat Endro Sri Widayati mendapati adanya siswa yang belum bisa membaca Al Quran saat program membaca Alquran 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Kesulitan siswa yang tidak bisa membaca Alquran adalah di usia mereka malu jika harus datang ke TPA belajar iqro, sehingga SMPN 2 Magetan memutuskan untuk membuka kelas iqro dengan dimbing langsung oleh Ustad Sumarsono sehingga siswa cepat memahami dan cepat bisa membaca Alquran.

Baca Juga:  DLH Magetan Pastikan Tidak Ada Ijin Pengolahan Kulit di desa Mojopurno, Ngariboyo Soal Limbah di Sungai

“Saat keliling memantau kegiatan ngaji 15 menit sebelum pembelajaran ada siswa yang tidak bersuara, ketika kita dekati ternyata tidak bisa ngaji. Akhirnya kita buka kelas iqro, ternyata cukup banyak yang belum bisa membaca Al Quran,” ujarnya.

Selain kelas Iqro, Program Sekolah Sak Ngajine juga memiliki kebiasaan ngaji bersama untuk mempelajari kandungan Al Quran di kelas usai pembelajaran. Kegiatan sekolah sak ngajine dilaksanakan sekitar 1,5 jam setelah jam pelajaran. Diharapkan bagi kelas mengaji akan bisa katam Alquran setelah lulus dari SMPN 2 Magetan. Program Sekolah Sak Ngajine juga membuka kelas Tahfiz Al quran di bawah bimbingan ustad dan uztazah yang mengelola managemen program tersebut. Saat ini ada 30 siswa yang menjadi siswa binaan kelas tahfiz.

Baca Juga:  Cerita SMA N 1 Magetan Bawakan Tarian Kolosal Batu Pengantin di Ulang Tahun yang ke 62 Tahun.

“Kegiatan bagi yang lancar membaca Alquran itu dilakukan pendampingan ngaji di kelas sehingga ada target bagi siswa kita lihat progresnya katamnya kapan nanti kita lombakan. Untuk tahfiz ada 30 siswa,” imbuhnya.

Endro Sri Widayati mengaku meski baru berjalan satu tahun program sekolah sak ngajine cukup membawa perubahan signifikan pada ketakwaan siswa melaksanakan ibadah sholat serta membawa perubahan pada perilaku siswa. Setiap dilaksnakan sholat zuhur berjamaah seluruh siswa mengikuti dengan tertib. Dengan program Sekolah Sak Ngajine nantinya lulusan SMPN 2 Magetan sudah bisa memahami kandungan dan katam Alquran.

Baca Juga:  Perpres Sudah Keluar Tapi Exit Tol Belum Terbangun, Ini Kata Bupati Magetan.

“Dampaknya pada kedisiplinan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa terbentuk, buktinya setiap ada kegiatan sholat Zuhur anak anak tertib melaksanakan dan anak anak sudah bisa baca Al Quran,” ucapnya.

Peningkatan rasa taqwa kepada Allah Subahanahuwataala di usia pelajar SMP menurut Endro Sri Widayati sangat penting untuk membangun akhlak siswa agar memiliki budi pekerti dan unggah unguh kepada orang tua dan kepada orang yang lebih muda karena diusia tersebut jika tidak dilakukan pembinaan akan berdampak buruk pada perilaku siswa di kemudian hari. (DmS)

VISUAL NEWS klik

 142 total views,  6 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *