Connect with us

News

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Yayasan Paramitra Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata 650 Siswa MTSN 4.

Published

on

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Yayasan Paramitra Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata 650 Siswa MTSN 4.

RASI FM – Memperingati hari penglihatan sedunia, Yayasan Paramitra Indonesia menggelar kegiatan pemeriksaan mata gratis kepada 650 siswa MTsN 4 Kabupaten Magetan. Koordinator Wilayah Yayasan Paramitha Jawa Timur Erna mengatakan, dari hasil screaning yang dilakukan sebanyak 53 siswa ditengarai mengalami gangguan penglihatan. “Untuk memperingati hari penglihatan sedunia kita melakukan pemeriksaan dan screaning kepada 650 siswa dimana 56 siswa kita tengarai mengalami gangguan penglihatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Waduh, Aki EWS Tanggap Bencana Longsor di Ponorogo Dicuri Orang.

Erna menambahkan, gangguan penglihatan yang dialami para siswa disebabkan intensitas penggunaan gawai atau PC dan siswa bisa menghabiskan waktu 8 jam untuk menatap hp maupun PC. “Para siswa ini biasanya rata rata menatap layar hp maupun PC selama 8 jam. Seharusnya siswa menerapkan 20 menit menatap layar hp maupun laptop seharusnya melakukan 20 menit menatap keluar dengan jarak pandang 20 kaki atau 6 meter memberikan istirahat mata,” imbuhnya.

Baca Juga:  Masuk Musim Kemarau, Harga Komoditi Tomat di Magetan Meroket.

Terhadap 53 siswa yang mengalami gangguan penglihatan, Yayasan Prima Mitra memberikan support kepada 26 siswa untuk mengatasi gangguan penglihatan mereka. “Dari 650 siswa yang kita screaning, sebanyak 53 mengalami gangguan penglihatan dimana 26 siswa yang tidak memiliki BPJS disuport oleh Yayasan Paramitra,” ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Magetan, Suwantyo mengatakan, dalam memperingati hari penglihatan sedunia pihaknya berupaya melakukan kegiatan edukasi dan skrining terhadap siswa. Dari data yang terhimpun sekitar 2000 an anak mengalami gangguan penglihatan . “Dibantu oleh Yayasan Paramitra ini bisa membantu anak anak terutama yang bersekolah dan mengalami gangguan bisa terkendala paling tidak edukasi ini dalam upaya mencegah gangguan penglihatan dikabupaten Magetan bisa diturunkan. Dari laporan kawan kawan di wilayah sekitar 2000an anak yang mengalami gangguan penglihatan mata untuk usia anak sekolah,” ucapnya (DmS)

Baca Juga:  Melongok Perpustakaan Lapas Kelas IIB Magetan, Jendela Dunia di Balik Jeruji

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM