Connect with us

Pendidikan

Penguatan Peran Pesantren Sebagai Pusat Pendidikan, Sosial, dan Spiritual, Pesantren Al Jahra Bangun Kampus 2.

Published

on

Penguatan Peran Pesantren Sebagai Pusat Pendidikan, Sosial, dan Spiritual, Pesantren Al Jahra Bangun Kampus 2.

RASI MAGETAN – Pondok Pesantren Baitul Quran Al Jahra di Kelurahan Tawanganom, Magetan menguatkan peran pesantren sebagai pusat pendidikan, sosial, dan spiritual dengan membangun Kampus 2 yang berlokasi dukuh Kebaran Kelurahan Tawanganom. Direktur World Assembly of Muslim Youth (WAMY) Indonesia, Aang Suwandi, yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus 2 mengatakan, bangunan yang akan didirikan diatas bukit tersebut akan menjadi pusat kegiatan umat, yang mengintegrasikan berbagai fungsi keagamaan dan sosial. “Masjid luasnya 300 meter persegi akan menampung ratusan santri. Tidak hanya masjid tapi juga sekaligus ada rumah imamnya, local class, bahkan ada toko sebagai tempat bantu operasional, klinik, asrama yatim dan perlengkapannya. Sehingga filosofisnya ingin menjadi bagian bagaimana markaz ini menjadi bagian yang bisa membantu masyarakat disini dari sisi sosial, keagamaan, dan pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 34, SMKN 1 Magetan Gelar Selamatan 1.000 Tumpeng dan Gelar Kompetisi Voli dan Futsal.

Aang Suwandi menambahkan, kampus 2 yang berdiri diatas tanah wakaf seluas lebih dari 2.000 meter persegi memiliki potensi besar untuk pengembangan pesantren ke depan karena peran para pewakaf sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang madani. “Wakaf ini memperkuat sinergi dalam membangun masyarakat madani, karena peran aktif civil society sangat dibutuhkan, tidak hanya mengandalkan pemerintah. Kehadiran wakaf sangat berarti untuk menumbuhkan kepedulian sosial, perhatian terhadap pendidikan, dan kesejahteraan spiritual masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sejumlah Proyek Jalan Besar Dipastikan Selesai AKhir Tahun 2025, Sebagai Hadiah Tahun Baru 2026.

Pembina Pondok Pesantren Baitul Quran Al Jahra, Nur Wahyudi, mengatakan, pembangunan kampus 2 yang dilaksanakan merupakan bentuk tanggung jawab keberlanjutan atas tanah wakaf seluas lebih dari 2.000 meter persegi yang telah diamanahkan kepada pihak pesantren oleh pewakaf Mbah Sapari dan keluarganya. Dengan terbangunnya kampus 2 Pondok Pesantren Baitul Quran Al Jahra diharapkan akan semakin banyak menjangkau masyarakat luas. “Kami merasa ini adalah amanah yang besar, maka kami berikhtiar agar tanah wakaf ini tidak dibiarkan kosong, tetapi segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan. Kami mohon doa restu dari semua pihak agar pembangunan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Kelahiran Pancasila, PDIP Magetan Kuatkan Keberadaan Reog Dengan Gelar 11 Dadak Merak.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap langkah Pondok Pesantren Baitul Quran Al Jahra dalam pengembangan pendidikan agama melalui pembangunan kampus 2 yang dilaksanakan. Melalui pengembangan kampus 2 diharapkan membantu program pendidikan di Kabupaten Magetan yang akan menghasilkan siswa yang memiliki karakter keagamaan yang kuat. “Langkah ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Magetan, yang menjadikan pengembangan SDM sebagai prioritas utama. Peran pesantren sangat strategis, tak hanya dalam pendidikan agama tetapi juga dalam membangun karakter dan moral generasi muda,” katanya. (DMs)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM