RASI FM – Baitul Qur’an Al-Jahra Kabupaten Magetan mewisuda 31 Tahfidz Al-Qur’an Program Takhossus Angkatan ke-9 di Pendapa Surya Graha. Dewan Pembina Yayasan Nur Rosyidah Ponpes Baitul Qur’an Al Jahro Magetan, Nur Wahyudi dalam pidatonya mengatakan, dari total wisudawan, terdiri atas 16 santri putra dan 15 santri putri yang telah menyelesaikan program tahfidz intensif. ”Mereka adalah yang terpilih dari sekitar 700 santri yang mengikuti seleksi ketat dalam program Takhassus, yang rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Ponpes Baitul Quran Al Jahra.” Ujarnya.
Bihrom Valliant Ervianto peraih wisudawan terbaik mengatakan, untuk bisa lulus menjadi fahfidz dengan dikarantina selama 3 bulan, dia menghafal hingga 10 halaman per hari. Meski tak mudah, dia mengaku dukungan orang tua dan motivasi melalui kesulitan dengan lebih banyak beribadah menjadikannya mampu menjadi wisudawan terbaik. “Motivasi saya datang dari doa orang tua. Saya tingkatkan ibadah sunah seperti tahajud dan puasa Senin-Kamis memohon agar dimudahkan dalam mengahafal Al Quran. Alhamdulillah dengan meningkatkan ibadah supaya saya dipermudah oleh Allah,” katanya.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, yang hadir dalam kegiatan tersebut selain mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan program Takhossus juga berharap bahwa para tahfidz yang diwisuda bukan hanya sebagai pencapaian duniawi tetapi juga aset spiritual umat dan bangsa sebagai cahaya harapan bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia. “Di tengah derasnya arus globalisasi, kalian hadir membawa kesejukan. Semoga senantiasa istiqomah dalam mengamalkan dan menyebarkan nilai luhur Al-Qur’an,” ucapnya. (DmS)