Rasi Fm – Salah satu peminat program pendidikan setara D1 ATK Yogyakarta di Kabupaten Magetan berasal dari Surabaya. Muhammad Ibnu Yakin lulusan dari SMKN 12 Surabaya jurusan Logam tersebut yakin bisa lolos pada seleksi penerimaan mahasiswa ATK Yogyakarta di Magetan. Sebelumnya dia mengaku tidak lolos pada seleksi penerimaan mahasiswa ATK Yogyakarta. Dia mengaku mendengar adanya penjaringan mahasiswa program pendidikan setara D1 ATK Yogyakarta di Kabupaten Magetan untuk kuliah gratis dari saudaranya yang merupakan pengusaha sepatu kulit di Sidoarjo.
“Soalnya waktu tes di Yogyakarta tidak keterima, mungkin di Magetan bisa diterima. Mungkin gambarnya kemarin belum bagus, sekarang belajar gambar untuk tes, Tahunya tes dari kakak yang alumni ATK, disini ada penerimaan mahasiswa siapa tahu bisa keterima,” ujarnya.
Muhammad Ibnu Yakin menambahkan, meski jurusan yang akan dimasukinya adalah jurusan kulit berbeda jauh dari yang dipelajari selama ini di SMKN 12 Surabaya menurutnya tidak akan menjadi persoalan. Dia mengaku bertekat untuk lolos di penjaringan calon mahasiswa ATK Yogyakarta di Magetan dan bisa menekuni desain kulit karena prospek pembuatan kerajinan dari kulit mempunyai prospek yang cukup bagus, apalagi selama 1 tahun perkuliahan dibiayai oleh pemerintah daerah Kabupaten Magetan.
“Kedepan pingin wirausaha, tapi kan belum bisa paling jadi karyawan dulu nanti bisa ambil ilmunya dari pabrik untuk wirausaha sendiri. Kalau langsung wirausaha sendiri belum tahu kelemahan dan mana yang laku dipasaran,” imbuhnya.
Sebanyak 51 calon mahasiswa program pendidikan setara D1 ATK Yogyakarta di Kabupaten Magetan mengikuti tes tulis maupun wawancara untuk menentukan bisa lolos menjadi mahasiswa ATI Yogyakarta di Magetan. Tes dilakukan karena kuota kampus ATK Yogyakarta di Magetan tahun 2022 hanya 35 mahasiswa. (DmS)