Connect with us

News

Ratusan Hektar Tanaman Padi Petani Rusak Diterjang Banjir, Anggota DPRRI Riyono : Ponorogo Penyokong Ketahanan Pangan, Petani Harus Dibantu.

Published

on

Ratusan Hektar Tanaman Padi Petani Rusak Diterjang Banjir, Anggota DPRRI Riyono : Ponorogo Penyokong Ketahanan Pangan, Petani Harus Dibantu.

RASI FM – Ratusan hektar tanaman padi petani di Kabupaten Ponorogo, Jawa TImur dipastikan rusak diterjang banjir. Anggota Komisi IV DPR RI Dapil 7 Riyono mengatakan, dari data yang dia miliki saat turun memantau kondisi petani di Ponorogo terdapat 603 hektar lahan pertanian di 8 kecamatan yang rusak diterjang banjir dari total luasan lahan tanaman padi di Ponorogo 1.041 hektar. “Kondisi tanaman baru berusia sekitar 8 hari kemudian diterjang banjir dipastikan rusak. Petani butuh bibit untuk tanam ulang,” ujarnya melalui sambungan telepon Rabu (18/12/2024).

Baca Juga:  Kasus Pengerusakan Aset Pemerintah di Pasar Baru Mulai Diproses Polisi

Riyono menambahkan, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu daerah penyokong ketahanan pangan, sehingga kerusakan lahan pertanian akibat banjir harus segera dicarikan solusi agar tidak mempengaruhi hasil panen gabah di Jawa Timur. “Dari kunjungan spesifik di Desa Bajang Kecamatan Balong kita akan komunikasi dengan Kementerian Pertanian agar ada yang bisa kita bantu untuk petani, karena Kabupaten Ponorogio merupakan salah satu wilayah peyokong ketahan pangan di Jawa Timur,” imbuhnya.

Baca Juga:  Lantik 390 PNS, Bupati Magetan Ingatkan PNS Digaji Masyarakat.

Data dari BPS luas panen padi di Kabupaten Ponoorgo pada tahun 2023 mencapai sekitar 66,59 ribu hektar dengan produksi padi mencapai 392,99 ribu ton GKG. Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 33,58 ribu ton atau 9,34 persen dibandingkan produksi padi di tahun 2022 sebesar 359,41 ribu ton GKG. Luasan lahan tanaman padi juga mengalami peningkatan sebanyak 3,63 ribu hektar atau 5,77 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 62,96 ribu hektar. (DmS)

Baca Juga:  Polres Magetan Tingkatkan Status Peredaran Video Asusila Diduga Anak Dibawah Umur di Media Sosial. 

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM