Connect with us

News

Paniyem Jemaah Haji Asal Magetan Meninggal Dalam Perawatan di Kota Mekkah Al mukaromah Karena Serangan Jantung

Published

on

Paniyem Jemaah Haji Asal Magetan Meninggal Dalam Perawatan di Kota Mekkah Al mukaromah Karena Serangan Jantung

RASI FM – Jemaah haji asal Magetan atas nama Paniyem dilaporkan meninggal Rabu dini hari. Ida Dwi Martini, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh PHU Kemenag Magetan, mengatakan, jemaah haji atas nama Paniyem (75) merupakan warga Desa Sampung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan meninggal dalam perawatan di rumah sakit di Mekkah Al Mukaromah karena penyakit jantung pada hari Rabu pukul 20:00 waktu Arab Saudi.

Baca Juga:  Ucapkan Selamat Atas Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Halaman Rumah Dinas Dipenuhi Bibit Buah.

“Meninggalnya pukul 20:00 waktu Arab Saudi atau pukul 01:55 WIB pagi disini. Meninggal dikarenakan jantung,” ujarnya mellaui sambungan telepon Rabu (26/6/2024).

Ida Dwi Martini menambahkan, sebelumnya Paniyem sudah terdeteksi memiliki riwayat penyakit gula. Paniyem yang berangkat naik haji bersama suaminya Santosa sudah mendapat perawatan dengan infus saat melakukan kegiatan ibadah armuzna. Saat melaksanakan ibadah tawaf ifadah Paniyem juga menggunakan kursi roda serta jasa pendorong.

Baca Juga:  H+3 Lebaran Jalur Menuju Sarangan Macet di Sejumlah Titik, Petugas Buka Tutup Jalur di Telaga Sarangan

“Bu Paniyem ada riwayat diabet, pada saat armuzna itu beliau ada perawatan termasuk pemasangan infus. Begitu juga dengan tawaf ifadah beliau menggunakan kursi roda dan fasilitas pendorong, Untuk jenazah dimakamkan disana,” imbuhnya.

Sementara satu Jemaah haji Kabupaten Magetan lainnya yang meninggal adalah Masykur, jemaah kloter 8. Masykur meninggal dunia setetelah mendapat perawatan Rumah Sakit Mitra di Surabaya setelah tiba di tanah air pada Hari Senin (24/6). Masykur memiliki riwayat penyakit paru paru yang sudah lama diidapnya.

Baca Juga:  Kuliner Malam Sleman, Cicipi Lezatnya Sego Welut Mbak Surani Hingga Suapan Terakhir

“Meniggalnya karena sakit setelah tiba di tanah air dan mendapatkan perawatan di RS Mitra Surabaya. Beliau dimakamkan di Magetan. Dari riwayat memiliki penyakit paru paru,” pungkas Ida. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM