News
Ratusan Jemaah Haji Kabupaten Magetan Mulai Berdatangan.
Published
2 tahun agoon
By
rasinews
RASI FM – Ratusan jemaah haji tahun 2024 mulai berdatangan di Kabupaten Magetan sejak Hari Kamis kemarin. Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh PHU Kemenag Magetan, Ida Dwi Martini mengatakan, sejak Hari Kamis dini hari sebanyak 6 kloter yaitu kloter 6, kloter 8, kloter 17 dan 14 dari total 419 jemaah haji asal Kabupaten Magetan sampai di GOR Ki Mageti sebagai lokasi penyambutan kedatangan Jemaah haji. Pemulangan jemaah haji Kabupaten Magetan berjalan dengan lancar meskipun sejumlah Jemaah haji terlihat mendapat perawatan medis setelah turun dari bus. Sementara kloter 32, 97 dan kloter 106 yang masih dalam perjalanan.
”Yang sudah pulang duluan itu kloter 6, kloter 8, sebanyak 8 orang dan saat ini kloter 17 dan 14 dari total 419 jemaah haji. Kita masih menunggu kloter 32, 97 dan kloter 106 yang masih dalam perjalanan, “ ujarnya.
Dr Erwin Team Medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan yang mendampingi kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Magetan mengatakan, ada 3 jemaah haji yang harus menjalani perawatan kesehatan saat jemaah haji tiba di tanah air, dimana ke 3 jemaah haji mengalami tidak sadar karena gula, sesak nafas serta demam dan batuk pilek. Dari 3 jemaah haji yang menjalani perawatan di Surabaya masih ada 1 jemaah yang saat ini menjalani perawatan.
“Kasusnya ada pasien yang gulanya tinggi, tidak sadar saat turun langsung dibawa ke RS haji, poisisinya masih di Surabaya. Yang kedua demam tinggi batuk pilek tapi sudah diatasi dan bisa pulang. Yang satu dengan PPOK, turun dari pesawat sesak nafas setelah dirawat bisa sembuh dan ikut pulang. Yang dirawat masih ada 1,” katanya.
Sejumlah jemaah haji dalam pemulangan di Hari Kamis terlihat mendapatkan perawatan dari petugas medis karena usia dan kelelahan. Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan memastikan seluruh Jemaah haji akan dipantau kondisi kesehatan selama 21 hari ke depan. Para Jemaah haji dihimbau segera mendatangi puskesmas terdekat jika mengalami gangguan kesehatan sebagai bagian dari layanan jemaah haji.
“Untuk pemantauan nanti minimal 21 hari, kalau ada yang sakit bisa langsung datang ke puskesmas begitu juga puskesmas kita pantau kita update datanya setiap hari,” ucapnya. (DmS)
VISUAL NEWS klik
930 total views, 3 views today
You may like

Alami Penurunan Kesehatan Usai Wukuf, Satu Jemaah Haji Asal Magetan Meninggal Dunia.

Cerita Mbah Manan, Jemaah Haji Tertua dari Magetan Bendahara Bank Desa Dengan Aset 2,5 Miliar.

Hari Ini 335 Calon Jemaah Haji Asal Magetan Mulai Diberangkatkan.

Tigapuluh Dua Jemaah Haji dari Magetan Usul Tunda Jelang Pemberangkatan, Karena Meninggal, Sakit dan Biaya.

Kemenag Kabupaten Magetan Pastikan 2 Jemaah Haji yang Meninggal Akan Mendapatkan Asuransi.

Dua Jemaah Haji Dari Magetan Meninggal Dunia Selama Pelaksanaan Haji 2024.


