Connect with us

News

Masih Proses Pembentukan, Koperasi Merah Putih di Desa Ngiliran Sudah Memiliki Anggota Hampir 1.000 Orang.

Published

on

Masih Proses Pembentukan, Koperasi Merah Putih di Desa Ngiliran Sudah Memiliki Anggota Hampir 1.000 Orang.

RASI FM – Masih dalam proses pendirian Koperasi Desa Merah Putih namun Desa Ngiliran telah memiliki anggota hampir 1.000 orang. Kepala Desa Ngiliran, Kecamatan Panekan, Karmo mengatakan, tingginya animo masyarakat di desanya menjadi anggota koperasi desa merah putih karena memahami pentingnya kehadiran koperasi ditengah masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

”Pendirian kemarin sudah masuk 937 pendaftar termasuk dengan simpanan pokoknya. Intinya kalau kita punya warung sendiri kita punya laba ya untuk diri kita sendiri. Kalau warung orang lain labanya ya bukan untuk kita. Itu yang kita motivasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Hibahkan Ratusan Motor Kendaraan Operasional Kades ke Desa.

Karmo menambahkan, pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ngilliran juga telah menggali potensi apa yang akan dikembangkan sehingga keberadaan koperasi benar benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari 6 unit usaha yang disyaratkan oleh koperasi diharapkan akan lebih dikembangkan untuk menampung kegiatan usaha yang berpotensi di Desa Ngiliran.

Baca Juga:  Kasus Gugatan Modin Desa Pojok Yang Tak Bisa Pimpin Doa Akan Berlanjut ke PTUN.

”Kemarin sembari mempersiapkan ke AHU notaris, kita melihat potensi desa. Kita sudah tata untuk ke depan potensi desa apa yang bisa kita kembangkan lebih. Kalau kemarin ada 6 gerai mungkin kita bisa lebih dari 6 gerai, Yang mau kita kembangkan adalah di sektor pariwisata,” imbuhnya.

Karmo juga mengaku telah mengelaborasi keberadaan lembaga lain seperti Badan Usaha Milik Desa atau bumdes dengan kehadiran koperasi merah putih. Keberadaan dua lembaga tersebut menurut Karmo justru akan memperkuat pengembangan potensi desa dari masing masing pihak.

Baca Juga:  Tingkatkan Pemahaman UU Pers, Puluhan Sedulur Wartawan Magetan Ikuti Rapat Tukar Pendapat Dengan Pengacara Senior Magetan dan Solopos Institut.

“Kita undang karangtaruna, anggota koperasi bahkan dari karang taruna. Ke depan kami ingin ada  sinergi bumdes dan koperasi. Koperasi nanti bisa sejajar dengan bumdes bisa di atas bumdes bahkan salah satu unitnya bumdes bisa dibawah koperasi,” ucapnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM