Connect with us

Kesehatan & OlahRaga

Kasus Meningkat, Hingga Bulan Mei Ada 4 Pasien DBD di Magetan Meninggal Dunia Karena Terlambat Ditangani.

Published

on

Dinas Kesehatan Magetan catat Ada 47 Kasus Demam Berdarah Selama Januari 2024.

RASI FM – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Jawa Timur mencatat adanya peningkatan kasus DBD yang cukup tinggi. Kepala Dinas Kesehatan Kbaupaten Magetan Rohmad Hidayat mengatakan, hingga awal Bulan Maret tercatat ada 322 kasus pasien DBD. Peningkatan kasus DBD disinyalir kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tanda tanda DBD.

Baca Juga:  Pengambilan PTSL Tak Indahkan Protokol Kesehatan, BPN Sebut Warga Tak Sabar dan Minim Pengamanan

”Kasusnya masih cenderung meningkat, karena masyarakat belum terlalu memahami tanda tanda demam berdarah. Apabila masyarakat menderita demam lebih 3 dari hari segera datang ke Puskesmas maka akan dilakukan pemeriksaan,” ujarnya Selasa (21/5/2024).

Selain meningkat dari sisi jumlah, korban pasien meninggal karena DBD juga meningkat. Hingga awal Bulan Mei tercatat ada 4 pasien DBD yang meninggal dunia. Ke 4 pasien tersebut disinyalir terlambat mendapat pertolongan tenaga medis karena terlambat dibawa ke Puskesmas.

Baca Juga:  Kasus Leptospirosis di Magetan Bertambah Jadi Tiga Orang, Dinkes Perkuat Kewaspadaan

“Empat orang meninggal, ini yang kami sayangkan. Yang meninggal ini kebanyakan terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan, terlambat mendapat pertolongan ,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kondisi Sakit, Dua Nenek di Magetan Ini Tinggal di Satu Kamar Yang Sempit

Riohmat Hidayat menghimbau kepada masyarakat untuk menggencarkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti untuk meminimalisir jumlah korban jiwa. Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan juga menghimbau kepada lansia untuk waspada DBD, karena dari 4 pasien DBD meninggal dunia 2 diantaranya merupakan lansia. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM