Connect with us

Politik & Pemerintahan

Resmikan Kegiatan Pelatihan Peningkatan SDM Bendahara KDKMP, Bupati Magetan Ingatkan Bendahara Koperasi Merah Putih Jaga Transparansi Keuangan


Published

on

Resmikan Kegiatan Pelatihan Peningkatan SDM Bendahara KDKMP, Bupati Magetan Ingatkan Bendahara Koperasi Merah Putih Jaga Transparansi Keuangan

RASI MEDIA – Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengingatkan pentingnya kompetensi bendahara dalam mengelola keuangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bendahara dinilai memegang peran penting dalam menjaga transparansi, ketertiban administrasi, dan keberlangsungan usaha koperasi. Pesan tersebut disampaikan Nanik saat membuka kegiatan pelatihan dan sertifikasi peningkatan kompetensi bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Menurut Nanik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam pengelolaan keuangan, harus dilakukan secara berkelanjutan agar koperasi mampu menjalankan usahanya secara profesional dan memberikan manfaat bagi anggota. “Seorang bendahara yang kompeten akan mampu menyusun pembukuan yang tertib, laporan keuangan yang transparan, serta menjaga amanah anggota,” ujar Nanik dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pengelolaan keuangan koperasi harus berlandaskan prinsip tanggung jawab karena koperasi merupakan lembaga ekonomi yang dibangun dari, oleh, dan untuk anggota. “Kita perlu mengingat bersama bahwa koperasi itu dari, oleh, dan untuk anggota. Kami meyakini sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas kemampuan dan tanggung jawab profesi yang harus dijaga,” katanya.

Baca Juga:  Mobil Elf Rombongan Wisatawan dari Tuban Terguling di Jalur Maut Sarangan – Cemorosewu, 11 penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Bendahara Berperan Penting dalam Keberlangsungan Koperasi

Nanik mengatakan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui kegiatan ekonomi berbasis gotong royong. Namun, pelaksanaan program tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kesiapan pengurus, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, kelengkapan administrasi dan legalitas, perencanaan unit usaha, hingga kesiapan sarana dan prasarana.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan kapasitas pengurus dan pengelola koperasi melalui pelatihan, pendampingan, serta persiapan operasional. “Kegiatan seperti inilah yang menjadi sarana penting agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih semakin siap beroperasi, semakin dipercaya oleh anggotanya, dan semakin mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tutur Nanik.

Baca Juga:  Warga Selosari Jadikan Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomis

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Magetan akan terus berupaya mendorong KDKMP menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang produktif, adaptif, dan kompetitif. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama pemerintah desa dan pengurus koperasi, agar koperasi dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Peserta Diminta Aktif Bertanya

Dalam kesempatan itu, Nanik secara khusus mengingatkan para bendahara agar mengikuti pelatihan dan uji kompetensi dengan sungguh-sungguh. Ia meminta peserta tidak ragu bertanya kepada narasumber apabila menemukan materi yang belum dipahami.

Menurut dia, bendahara memiliki tanggung jawab besar karena mengelola keuangan yang menjadi salah satu penentu keberlangsungan usaha koperasi. “Saya berpesan kepada para bendahara, karena ini pelatihan, kalau ada hal-hal yang belum dimengerti, tanyakan langsung kepada narasumber. Tidak usah ragu-ragu,” kata Nanik.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Ketua DPRD Magetan Kang Ratno Pastikan Persediaan Semako Aman Meski Ada Kenaikan.

Ia berharap peserta dapat membawa pulang pengetahuan dan keterampilan yang bisa langsung diterapkan dalam pengelolaan KDKMP di desa atau kelurahan masing-masing. Dengan pengelolaan keuangan yang tertib dan transparan, Nanik berharap KDKMP di Kabupaten Magetan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses sesuai harapan bersama. “Kami sangat berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dan uji kompetensi serta persiapan operasional ini dengan sungguh-sungguh sampai akhir. Banyak ilmu yang akan diperoleh sehingga dapat diimplementasikan untuk mewujudkan koperasi yang profesional, siap beroperasi, dan bermanfaat bagi anggota,” ujarnya.

Nanik juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan lembaga sertifikasi profesi yang telah memberikan materi serta melaksanakan pengujian kompetensi bagi para peserta.

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM