Connect with us

News

Cuaca Tak Menentu, Dinas Kesehatan Magetan Ajak Warga Waspadai DBD dan Aktif Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Published

on

Cuaca Tak Menentu, Dinas Kesehatan Magetan Ajak Warga Waspadai DBD dan Aktif Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

RASI MAGETAN – Perubahan cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. Kepala Dinas Kesehatan Magetan, dr. Rohmat Hidayat, menilai pola hujan dan panas yang tidak menentu sepanjang tahun 2025 memengaruhi dinamika kesehatan masyarakat, terutama kasus demam berdarah dengue (DBD). “Panasnya ekstrem, kemudian tiba-tiba hujan seperti itu. Memang pola hujan kita selama setahun ini tidak menentu—kadang panas, kadang hujan. Kondisi ini berdampak pada kasus-kasus penyakit, termasuk demam berdarah,” ujar dr. Rohmat saat ditemui di sela kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Senin (27/10/2025).

Baca Juga:  Jamin Hewan Kurban Sesuai Syariat, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Gelar Pelatihan dan Call Center.

Menurutnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus DBD di Magetan tidak menunjukkan tren kenaikan maupun penurunan. “Setiap bulan selalu ada kasus yang kita temukan. Karena itu, kewaspadaan harus terus dijaga. Kami mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dan memperhatikan kebersihan tempat tinggalnya,” katanya.

Ia juga menekankan peran penting PSM (Pemberantasan Sarang Nymuk) oleh masyarakat serta mengedukasi warga tentang pentingnya pencegahan DBD mellaui gerakan PSN. “Utamanya PSM itu yang harus terus digerakkan, karena mereka ujung tombak di masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Harga Sapi Kurban di Ponorogo Anjlog Jelang Idul Adha, Pedagang : Sepi Pembeli

Dalam kesempatan yang sama, dr. Rohmat menjelaskan bahwa kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dilakukan pemerintah daerah juga menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif bidang kesehatan. “Pemeriksaan kesehatan gratis ini sebenarnya bentuk screening yang kita lakukan terhadap seluruh warga, sesuai dengan siklus kehidupannya,” terangnya.

Melalui kegiatan PKG, masyarakat dapat memeriksakan kondisi kesehatannya sekaligus menjalani deteksi dini berbagai penyakit. “Screening ini mencakup banyak hal: mulai dari TBC, penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi, hingga penyakit metabolik dan katastrofik seperti jantung dan paru kronis (PPOK). Dengan begitu, jika ditemukan penyakit, bisa segera ditangani sebelum menimbulkan komplikasi,” paparnya.

Baca Juga:  Berikan Bekal Ketrampilan Mandiri Kepada Perempuan Kepala Keluarga dan Perempuan Korban KDRT, Dinas KB Magetan Berikan Pelatihan Buat Keset dan Lukis Jilbab 

Lebih lanjut, dr. Rohmat menegaskan bahwa program PKG sejalan dengan arah kebijakan Dinas Kesehatan yang kini mulai menggeser fokus dari kuratif ke promotif dan preventif. “Kalau fokusnya hanya pengobatan, sebesar apa pun anggaran yang digelontorkan tidak akan cukup. Karena itu, melalui program PKG ini kita ingin mendorong masyarakat agar sadar pentingnya pencegahan dan pemeriksaan sejak dini,” pungkasnya. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM