Budaya & Pariwisata
Hari Valentine di Telaga Sarangan , Pasangan Muda Nikmati Libur Hingga Pedagang Bunga Berharap Berkah
Published
3 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Momentum Hari Kasih Sayang dimanfaatkan sejumlah pasangan muda untuk menikmati kebersamaan di kawasan wisata Telaga Sarangan. Keindahan telaga yang berada di bawah kaki Gunung Lawu ini menjadi daya tarik bagi pasangan yang ingin menghabiskan waktu libur bertepatan dengan Hari Valentine.
Sejak pagi hari, kawasan wisata Andalan Kabupaten Magetan ini tampak ramai dikunjungi wisatawan, terutama kalangan remaja dan pasangan muda yang datang untuk menikmati suasana sejuk pegunungan sambil bersantai di tepi telaga. Salah satu pasangan asal Kota Madiun , Dira (21) dan Agung (25), mengaku sengaja datang untuk melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan mereka di sektor swasta. Pasangan yang telah menikah selama satu tahun tersebut memilih menghabiskan waktu bersama guna menikmati momen kebersamaan di Hari Valentine. “Kami ingin menikmati libur dari pekerjaan sekaligus merasakan kesejukan Telaga Sarangan. Mumpung Hari Kasih Sayang juga bertepatan dengan hari libur,” ujar Dira Sabtu (14/2/2025)
Menurut mereka, tidak ada salahnya meski telah resmi menjadi suami istri tetap merayakan hari kasih sayang dengan cara sederhana, yakni menikmati suasana alam dan kebersamaan. “Kalau sudah masuk puasa nanti malah tidak sempat lagi menikmati libur. Lebih fokus ke target kebutuhan Hari Raya Lebaran,” tambah Agung.
Sementara itu, pasangan Dila dan Doni asal Bojonegoro juga memilih menghabiskan waktu di Telaga Sarangan sebelum menjalani agenda libur panjang ke luar pulau. Doni yang masih duduk di bangku kelas 3 di salah satu SMA di Bojonegoro mengaku harus mengunjungi keluarganya di wilayah Lampung selama libur sekolah. Momen tersebut sekaligus mereka manfaatkan untuk merayakan Hari Kasih Sayang dengan berwisata bersama. “Kebetulan saya harus ke Lampung untuk mengunjungi keluarga saat libur sekolah. Sekalian sebelum berangkat, kami ingin menikmati suasana Telaga Sarangan di Hari Valentine ini,” ujar Doni.
Menurutnya, keindahan Telaga Sarangan juga cukup ramah di kantong kalangan pelajar. Dengan tiket masuk sekitar Rp20 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati panorama telaga sekaligus bersantai di tepi danau. Selain itu, berbagai pilihan kuliner seperti sate kelinci maupun ayam yang dijajakan di warung-warung sekitar telaga dinilai memiliki harga terjangkau. “Di pinggir telaga banyak warung yang lokasinya bagus dan harganya jelas, jadi masih sesuai dengan kantong kami,” tambahnya.
Tak hanya wisatawan, pedagang bunga di sejumlah sudut kawasan Telaga Sarangan juga memanfaatkan momentum hari libur yang bertepatan dengan Hari Kasih Sayang untuk meningkatkan penjualan. Silvi, salah satu pedagang bunga di kawasan Sarangan, mengaku menambah jumlah pengambilan stok bunga dari Malang meski tidak terlalu banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, ia mengungkapkan bahwa kondisi penjualan sempat menurun sejak ambrolnya jalur selatan Telaga Sarangan beberapa waktu lalu. Lokasi lapaknya yang berada di dekat titik jalan longsor membuat jumlah pembeli berkurang. “Sejak jalur selatan ambrol kemarin memang agak sepi pembeli. Biasanya dalam seminggu bisa mengambil stok bunga ke Malang dua kali, setelah longsor paling hanya sekali saja,” ujar Silvi.
Meski begitu, ia berharap momentum Hari Valentine mampu mendongkrak penjualan bunga di tengah menurunnya jumlah pengunjung pasca longsor. “Semoga di Hari Kasih Sayang ini ada peningkatan penjualan,” tutupnya.
746 total views, 3 views today


