Connect with us

Budaya & Pariwisata

Mancing Bareng di Embung Sidomas, Anggota Komisi IV DPR RI Kenalkan Potensi Perikanan Desa Terung

Published

on

Mancing Bareng di Embung Sidomas, Anggota Komisi IV DPR RI Kenalkan Potensi Perikanan Desa Terung

RASI MEDIA –  Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono Caping, menggelar kegiatan mancing bareng bersama masyarakat di Embung Sidomas, Desa Terung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi perikanan embung sebagai pengungkit ekonomi warga.

Dalam kegiatan tersebut, Riyono menyampaikan bahwa sektor perikanan berbasis embung memiliki peluang besar untuk dikembangkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. “Perikanan ini menjadi sektor yang sangat penting untuk bisa menjadi pengungkit ekonomi di level paling bawah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Embung Sidomas selama ini masih dikelola secara tradisional sehingga hasilnya belum maksimal. Padahal, dengan pengelolaan yang lebih intensif dan didukung sarana prasarana yang memadai, produktivitas bisa meningkat signifikan.“Kita pernah tebar sekitar 10 ribu benih di sini, tapi karena masih tradisional, hasilnya belum maksimal. Kalau dikelola dengan baik, minimal 80 persen bisa menghasilkan,” jelasnya.

Baca Juga:  Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan kesulitan Amankan Benda Cagar Budaya dari Kerusakan dan Pencurian.

Menurutnya, kegiatan mancing bareng ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal dunia perikanan, khususnya budidaya. Ia mendorong warga agar tidak hanya bergantung pada embung, tetapi juga mulai mengembangkan budidaya ikan di rumah.“Di rumah bisa budidaya lele dengan ember, bahkan sekarang ada budidaya udang vaname di kolam kecil. Tapi ini memang membutuhkan keterampilan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan pelatihan gratis bagi masyarakat yang dipusatkan di Joglo sebagai rumah aspirasi. Selain pelatihan, peserta juga akan mendapatkan dukungan peralatan dan pendampingan agar mampu mengembangkan usaha perikanan secara mandiri.“Kita dorong pelatihan gratis, nanti kita beri bekal dan support agar muncul percontohan. Harapannya, pemuda tertarik masuk ke sektor perikanan,” tambahnya.

Baca Juga:  Mengenal Wayang Krucil Tanpa Pakem Dari Magetan Yang Berusia 400 tahun

Riyono juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat embung sebagai aset ekonomi desa, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi mengurangi ketersediaan air.“Embung ini harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai sumber ekonomi masyarakat. Apalagi saat musim kering, kebutuhan air sangat penting. Pemerintah juga harus serius dalam perawatannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Terung, Suwarno, menambahkan bahwa Embung Sidomas memiliki banyak fungsi strategis bagi masyarakat desa. Selain sebagai pengendali banjir, embung ini juga menjadi sumber irigasi bagi lahan pertanian warga.“Embung Sidomas ini tidak hanya untuk pengendalian banjir, tapi juga sangat membantu irigasi petani di Desa Terung,” ungkapnya.

Baca Juga:  Temukan Kuburan Membujur Ke Timur di Puncak Gunung Ngampyang, Penggiat Budaya Magetan Duga Kuburan Suku Kalang

Ia juga menyebut, embung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lokasi budidaya ikan menggunakan keramba, sekaligus sebagai destinasi wisata memancing yang mampu menarik minat masyarakat luar daerah.“Kami melihat potensi ke depan, embung ini bisa dimanfaatkan untuk pemeliharaan ikan di keramba, sekaligus menjadi destinasi wisata memancing bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Dengan berbagai potensi tersebut, Pemerintah Desa Terung berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan berbagai pihak agar Embung Sidomas dapat dikelola lebih optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

 270 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *