Connect with us

News

Posyandu Mbah Jiwo Desa Sidomukti, Upaya Memberikan Peluang ODGJ Kembali ke Masyarakat.

Published

on

Posyandu Mbah Jiwo Desa Sidomukti, Upaya Memberikan Peluang ODGJ Kembali ke Masyarakat.

RASI FM – Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan memiliki kegiatan posyandu bagi penyandang ODGJ untuk mendapatkan perawatan dan pelatihan serta penanganan kondisi kejiwaan mereka. Bidan Puskesmas Sumbergung Deby mengatakan, kegiatan posyandu Mbah Jiwo yang dilakukan sebulan sekali berawal dari kegiatan memberikan pengobatan suntik setiap bulan yang dilakukan sebagai inisiatif penanggulangan terhadap sejumlah warga ODGJ di Desa Sidomukti. Kegiatan memberikan pengobatan kepada pendeita ODGJ dilakukan Deby sejak tahun 2016 lalu. “Mulai tahun 2016 kalau saya di sini selaku bidan desa sudah sejak tahun 1996 sudah mengenal ODGJ yang dipasung karena program pemerintah tidak seperti saat ini. Saya hanya menyuntik setiap bulan dari rumah ke rumah sejak tahun 2015. Sampai tahun 2016 kita punya group wa kepedulian antar masyarakat,  pemerintah desa dan puskesmas, dari sharing ternyata banyak masyarakat yang antusias untuk memberikan informasi gejala orang stress yang melamun kita langsung tangani baru tahun 2017 kita jadikan satu itu awalnya dari situ,” ujarnya.

Baca Juga:  Enam Ribu Pencari Kerja di Magetan Job Fair 2025, yang Langsung Diterima Kerja 423 Orang.

Deby menambahkan, dari hasil evaluasi kegiatan para penyandang ODGJ juga membutuhkan kegiatan sosial dengan masyarakat serta dengan sesama penyandang ODGJ. Melalui posyandu Mbah Jiwo sejumlah kegiatan diberikan kepada mereka seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian terapi psikofarmaka, terapi non psikofarmaka serta ketrampilan perawatan diri. Kegiatan posyandu yang dilakukan sejak tahun 2017 tersebut saat ini berhasil membantu belasan warga yang menyandang ODGJ untuk bisa mandiri dan mampu kembali ke masyarakat. “Karena setiap bulan saya yang nyuntiki perkembanagn mereka baik, yang marah jadi tidak marah, tetapi mereka tidak hanya butuh suntikan saja tetapi mereka butuh sosialisasi kepada lingkungannya sesama penderita dan kita coba kumpulkan tahun 2017 dan itu kita baru pertama kali di karesidenan Madiun. Dan sekarang sudah banyak desa dan puskesmas yang studi banding ke sini dan sekarnag sudah banyak sekali posyandu jiwa ada di setiap desa”, imbuhnya.

Baca Juga:  BPBD Magetan Evakuasi Anak Sapi Terperosok ke Sumur Sedalam 20 Meter.

Deby menambahkan, peserta posyandu mbah Jiwo sebanyak 17 orang tersebut tak hanya dari warga Desa Sidomukti, tetapi dari berbagai desa lainnya. Deby berharap warga yang memiliki orang penyandang ODGJ proaktif untuk memberikan akses fasilitas kesehatan serta menerima upaya yang dilakukan oleh penyandang ODGJ untuk kembali membaur dengan masyarakat. Melalui keterbukaan tersebut akan sangat membantu penyandang ODGJ bisa kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. (DmS)

Baca Juga:  Pemkab Magetan Tambah Tenaga Kesehatan Hewan Atasi PMK.

VISUAL NEWS klik

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM