RASI FM – Komandan Kodim 0804 Kabupaten Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki memastikan kondisi di jalan raya Magetan – Madiun tepatnya di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran telah kembali normal pasca 2 massa perguruan silat sempat ribut. Dua kelompok perguruan silat terlibat keributan usai menghadiri acara halal bihalal. “Tadi Polres dan Kodim bersama sama bersinergi untuk melaksanakan pemantauan langsung di lokasi dengan melaksanakan kesepekatan bersama. Alhamdulillah sepakat untuk sama sama mundur,” ujarnya melalui pesan singkat Minggu malam (20/4/2025).
Hasan Dasuki menambahkan, untuk menjaga suasana kondusif sejumlah aparat TNI, Brimob dan personil polres Magetan diturunkan memantau di lokasi kejadian. “Sampai saat ini sama sama melaksanakan pemantauan Polres, Kodim dan Brimob di lokasi,” imbuhnya.
Sementara Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa melalui rillisnya mengatakan, keributan antara massa 2 perguruan silat berawal dari salah satu rombongan perguruan silat yang melaksanakan halal bihalal dan medapati adanya penyekatan. “Kebetulan tadi ada acara halal bihalal, ketika akan kembali ke wilayah Madiun ada penyekatan, Berkat kerja cepat aparat di lapangan dibantu dengan Pak Dandim kami berhasil melakukan pendekatan dan massa berangsur angsur membubarkan diri,” katanya.
Raden Erik Bangun Prakasa Memastikan tidak ada korban jiwa dalam keributan antara 2 massa perguruan silat tersebut. Dia memastikan bersama Komandan Kodim 0804 Magetan akan melakukan melakukan pertemuan dengan kedua perguruan silat agar insiden keributan tidak terulang kembali. “Tidak ada korban, besok kemungkinan juga bersana pak Dandim akan bertemu dengan pimpinan silat di Magetan dan Madiun supaya kita bisa menyelesaikan permasalahan yang ada dan tidak ada lagi gejolak kedepannya,” pungkasnya. (DmS)