Connect with us

News

Ratusan Warga Desa Wates Ngeluruk Kantor Desa Wates Desak Pemerintah Daerah Copot Kasun Yang Selingkuh Dengan Warga.

Published

on

Ratusan Warga Desa Wates Ngeluruk Kantor Desa Wates Desak Pemerintah Daerah Copot Kasun Yang Selingkuh Dengan Warga.

RASI FM – Ratusan warga desa Wates, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan ngeluruk ke kantor desa mendesak pemerintah daerah mencopot salah satu kasun yang terlibat perselingkungan dengan istri warga. Dewo salah satu warga mengaku ratusan warga kembali menyuarakan protes mereka terhadap oknum perangkat desa P yang melakukan perbuatan tidak terpuji selingkuh dengan istri warga yang telah meresahkan. Bahkan menurut warga P melakukan perbuatan tak terpuji lebih dari sekali. “Permintaan dari warga, Pur selaku kasun dipecat karena melanggar asusila, banyak korban yang berjatuhan jangan sampai ada korban baru lagi. Selingkuh dan meresahkan masyarakat yang selama ini tidak melapor karena jaga martabat. Sudah kami laporkan lurah dan camat kenapa lama, harapannnya penanganannya lebih cepat,” uajrnya.

Baca Juga:  PMI Asal Ponorogo Dina Martiana Menjadi Korban Kebakaran Apartemen Wang Fuk Court Hongkong.

Sementara Camat Panekan Yanu Hari Wibowo yang menemui warga mengatakan, permintaan warga terkait pencopotan Kasun P telah diteruskan kepada Pj Bupati Magetan dan saat ini proses penanganan terkait pelanggaran yang dilakukan oleh P telah berproses. Inspektorat Kabupaten Magetan juga telah turun ke Desa Wates untuk melakukan penyelidikan terkait laporan warga. Dari surat pernyataan yang disertakan warga sebagai laporan kepada pemerintah Camat Panekan, pelaku dan korban membuat surat pernyataan bahwa mereka mengakui telah berbuat selingkuh. “laporan dari warga sudah kami sampaikan ke Pj Bupati tanggal 14 lalu dan saat ini inspektorat telah turun ke warga bahwa kasus ini telah berproses. Di laporan warga menyertakan surat pernyataan dari pelaku dan korban bahwa mereka mengakui perbuatan tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Pengusaha Kulit Magetan, Olah Kulit jadi Kerupuk Rambak.

Sementara Kepala Desa Wates Sutrisno mengatakan, sejak didemo pertama kali oleh warga seminggu lalu Kasun P tidak pernah masuk kantor tanpa pemberitahuan. Diduga Kasun P menghindari warga yang emosi dan menuntut mundur. Pemerintah Desa Wates sendiri telah memberikan surat peringatan pertama kepada Kasun P karena selama seminggu tidak pernah masuk kantor tanpa pemberitahuan. “Sejak seminggu sudah tidak masuk kantor, kami pemerintah desa telah mengeluarkan surat peringatan yang pertama kepada kasun P. Kita mencari kasun P juga tidak pernah ketemu,”’ ujar nya.

Baca Juga:  Hati Hati, Rekening Yayasan Widama di Magetan Dibobol Orang Yang Mengakunya dari Dirjen Pajak, Modus Penipuan Cek Data Yayasan.

Ratusan warga Desa Wates, Kecamatan Panekan menggelar demo dengan keliling kampung menggunakan pengeras suara menuntut Kasun P di copot dari jabatannya karena telah meresahkan warga dengan perbuatan tidak terpuji melakukan perbuatan selingkuh dengan istri warga setempat. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM