Connect with us

Ekonomi&UMKM

Pengusaha Telur Asin Asal Magetan Ini Berbagi Resep Agar Pembuat Telur Asin Bisa Bertahan Dimasa Pandemi.

Published

on

Pengusaha Telur Asin Asal Magetan Ini Berbagi Resep Agar Pembuat Telur Asin Bisa Bertahan Dimasa Pandemi.

Rasi Fm – Biasanya pengusaha kuliner akan menyimpan rapat resep membuat makanan yang enak miliknya karena dikhawatirkan akan mempengaruhi omset penjualan jika diketahui oleh pelaku bisnis lainnya. Namun di Kabupaten Magetan pengusaha telur asin ini malah membagikan resep bagaimana membuat telur asin yang enak dan berkualitas serta masir kepada siapa saja yang ingin mempunyai kepiawaian membuat telur asin. Adalah Anik Darwati warga Desa Kedung Panji pemilik brand telur asin Ramadhani yang memiliki produk telur asin dengan beraneka rasa, ini justru membagikan resep rahasia miliknya agar warga maupun pengusaha telur asin yang selama ini masih kesulitan untuk menghasilkan telur asin yang enak bisa menghasilkan produk yang berkualitas sehingga produk mereka laris manis dipasaran.
“Pemula pemula mesti kepingin kepingin bikin telur asin itu yang masir itu seperti apa to? Karena apa, disini tetap ada formulasi, Ramadhani itu formulasi. Formulasi itu yang kita jual. Kok bisa ya resep kok dijual. Ndak apa apa kita anggap aja berbagi rejeki,” ujarnya.

Baca Juga:  Penyekatan Berakhir, Ada Warga Yang Patuh, Ada Yang Kabur.

Kemudahan komunikasi melalui online membuat Anik Darwati leluasa membagikan ilmunya membuat telur asin yang enak. Ide membagikan resep kepiawaiannya membuat telur asin berawal dari masa pandemic covid 19 yang membuat omset penjualan telur asin miliknya turun drastis. Namun karena telur asin buatannya memiliki rasa yang enak dan khas dengan sejumlah rasa membuat bisnis telur asinnya perlahan bisa kembali bangkit karena pelanggan tetap mencari telur asin buatannya. Bahkan di dalam membagikan tips membuat telur asin dia juga membagikan ilmu marketing, bagaimana menjual produk telur asinnya melalui media online.
“ Ada paket cara membuat telur asin baik yang original, rasa, kukus atau bakar. Terus trik-trik pemasaran itu bonus itu kita kasih. Bagaimana pemasaran yang dilakukan Ramadhani semuanya terus floring semuanya. Kita lebih detail ternyata dari cara membersihkan telur itu pun sudah sudah jadi trik. Bagaimana menjadikan telur itu berkualitas bagus?“ imbuhnya.
Saat ini usaha telur asin dengan Brand Ramadhani sehari bisa menghabisakan telur asin sebanyak 1000 biji. Dibandingkan sebelum awal masa pandemi covid 19 dimana satu hari bisnisya bisa membutuhan telur bebek sebanyak 2.000 hingga 2.500 biji. Rasa yang paling laku dipasaran saat ini adalah telur asin dengan rasa rendang dan rasa soto. Pelanggan telur asin Ramadhani bahkan sampai di Hongkong. (DmS).

Baca Juga:  Berikan Layanan Pendidikan Agama Kepada Anak Yatim Piatu, Yayasan Al Hayat Buka Panti di Desa Ngariboyo.

 714 total views,  6 views today