Ekonomi
Warga Ponorogo Kesulitan Dapatkan LPG 3 Kg, Harga Tembus Rp 35.000
Published
2 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Pasca lebaran warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur keluhkan kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram. Lastri, salah satu warga, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo mengatakan pasca Lebaran harga LPG 3 kilogram naik menjadi Rp 32.000 dari harga normal sebelumnya Rp 18.000. “ Sulit dapatnya. Kalau ada harganya sudah mencapai harga Rp 32 ribu per tabung. Ya kalau ada terpaksa dibeli,” ujarnya ditemui usai berkeliling mencari LPG Senin (30/3/2026).
Sementara Rini pemilik angkringan di Desa Wates, Kecamatan Slahung mengaku terpaksa menghentikan sementara operasional warugnnya karena kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram. Dia mengaku sulit mendapatkan LPG 3 kilogram sebelum lebaran. “ Sempat pakai kayu bakar untuk masak, tapi malah lebih mahal. Sulitnya sudah sebelum lebaran kemarin. Akhirnya memiulih menghentikan sementara jualan menunggu ada pasokan LPG,” ucapnya.
Sementara pemilik pangkalan LPG 3 kg di Jalan Ahmad Yani Ponorogo, Widodo, mengaku distribusi LPG 3 kilogram dari pertamina masih berjalan dengan normal. Ia mengaku di hari biasa mendapat suplai 60 setiap hari. Namun menjelang hari raya lebaran kebutuhan LPG mningkat tajam sehingga kuota 60 tabung langsung habis dalam sehari. “ Supali dari pertamina normal kok. Kami masih menerima distribusi setiap hari. Memang daya beli meningkat saat Lebaran, jadi cepat habis,” katanya.
Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi memastikan jika pasokan LPG 3 kg di wilayah Ponorogo dalam kondisi aman. Setiap hari Pertamina memasok sekitar 29.820 tabung per hari ke Kabupaten Ponorogo. Terhadap keluhan warga dia me,nghimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram langsung ke pangkalan resmi. “Kami cek stok LPG 3 kg aman, distribusi lancar sesuai alokasi reguler sekitar 29.820 tabung per hari. Kami himbau warga untuk pembelian langsung ke pangkalan resmi Pertamina agar mendapatkan harga sesuai HET sebagaimana ditetapkan pemerintah, yakni Rp18 ribu,” ujarnya.
Ahad juga meminta masyarakat melaporkan kepada Pertamina jika kesulitan meda[atakan LPG 3 kilogram dan emndapatiu harga diatas harga HET. Dai menjelaskan bahwa pangkalan selalu dilakukan pengawasan dan pembelian diprioritaskan kepada konsumen pengguna langsung. “Jika ada warga masyarakat yang ingin melakukan pelaporan, dapat disampaikan melalui kanal resmi Pertamina Contact,” pungkasnya.
225 total views, 3 views today


