Connect with us

Ekonomi

Plastik Mahal Harga Kedelai Ikut  Naik, Pedagang Tempe di Magetan Siasati dengan Kurangi Porsi dan ganti Plastik yang  Murah.

Published

on

Plastik Mahal Harga Kedelai Ikut  Naik, Pedagang Tempe di Magetan Siasati dengan Kurangi Porsi dan ganti Plastik yang  Murah.

RASI MEDIA – Kenaikan harga bahan baku kedelai dan kemasan plastik memukul pedagang tempe di Pasar Sayur Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para pelaku usaha kecil terpaksa menyiasati kondisi tersebut agar tetap bertahan tanpa harus menaikkan harga jual kepada konsumen. Lasmi, pedagang tempe di pasar tersebut, mengaku harga kedelai dan plastik terus mengalami kenaikan sejak sebelum Lebaran. Ia menyebut kondisi ini membuat keuntungan semakin menipis. “Kalau kedelai awalnya Rp500 ribu, sekarang Rp550 ribu. Plastik juga naik, semuanya naik,” ujarnya Rabu (8/4/2026)

Meski biaya produksi meningkat, Lasmi memilih tidak menaikkan harga jual tempe. Ia khawatir pelanggan akan berkurang jika harga dinaikkan. “Tidak, cuma kita kurangi porsinya sedikit. Soalnya konsumennya tidak mau kalau dinaikkan,” imbuhnya.

Baca Juga:  KPU Kabupaten Magetan Umumkan 178 Anggota PPK Yang Lolos Seleksi.

Saat ini, tempe yang dia jual  tetap dibanderol Rp 600 per biji, namun dengan ukuran yang lebih kecil. Selain itu, ia juga menekan biaya operasional dengan beralih ke plastik yang lebih murah. “Kita cari plastik yang harganya agak murah, tapi kualitasnya memang tidak seberapa kuat,” ungkapnya.

Menurut Lasmi, harga plastik berkualitas bagus bisa mencapai Rp50 ribu per kilogram, sedangkan plastik yang lebih murah berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram. Perbedaan harga tersebut membuat pedagang harus menyesuaikan pilihan demi menghindari kerugian. “ Ya kualitasnya kurnag bagus, cepat sobek. Tapi itu yang bisa kita lakukan daripada menaikkan harga kita pilih pengganti plasitik yang murah,” katanya.

Baca Juga:  Dinsos Magetan Masih Menunggu Proses Pencairan Santunan 20 Pasien Meninggal Terkonfirmasi Covid 19.

Harga Berubah Tiap Saat, Pedagang Plastik Milih Batasi Stok

Sementara pedagang plastik di Pasar Sayur Magetan Bella, mengaku kenaikan harga plastik tak bisa ditebak. Hampir setiap pekan harganya mengalami kenaika, Kenaikan harga terjadi hampir pada semua jenis plastik dan kemasan sejak dua minggu sebelum Lebaran. “Semuanya naik, kertas minyak, PP, keresek, semua naik sebelum lebaran, ” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Magetan Dorong Pengrajin Batik Ciprat Disabilitas Untuk Tetap Berkreasi

Bella menyebut kenaikan harga terjadi bertahap dan masih berpotensi berubah setiap hari. “Kresek biasanya Rp9 ribu, sekarang Rp15 ribu. Besok bisa naik lagi, misalnya jadi Rp16 ribu. Serba susah, beli hari ini untuk ambil barang lagi besok harus nambah modal karena harga plastic naik,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat pedagang harus berhati-hati dalam mengatur stok. Banyak pedagang kini memilih membeli barang dalam jumlah sedikit untuk menghindari kerugian. “Kalau langsung ambil banyak, takutnya harga turun malah rugi. Jadi sekarang ambilnya sedikit-sedikit,” jelas Bella.

 105 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *