Connect with us

Budaya

Mengenal Musik Toleransi Tongling Milik Warga Wonomulyo

Published

on

Mengenal Musik Toleransi Tongling Milik Warga Wonomulyo

Rasi Fm – Musik merupakan salah satu media untuk memupuk rasa toleransi. Salah satu bukti jika music bisa menjadi media toleransi antar umat beragama adalah music tongling di Kampung Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Sesepuh music tongling Desa Wonomulyo Mbah Sarengat mengatakan, bentuk toleransi antar warga umat beragama diantaranya adalah pemilihan jam latihan music tongling di luar jam beribadah.
“Kulo pendet jam wolu niku mengke sing termasuk islam sampun bar isak, termasuk Budha empun bar sembahyang jam 7, dados enten sela selane mulane kulo pendet jam 8 mulai. Dados kepentingan kangge ngibadah empun rampung,” ujarnya.
Pemain music tongling yang dikembangkan warga pada tahun 1984 saat ini telah sampai ke generasi ke 3. Sugimin salah satu pemain bas tiup yang merupakan pemain generasi ke 2 mengatakan, jika music tongling dari Wonomulyo saat ini telah melanglang buana dengan menggelar pagelaran baik undangan hajatan maupun kegiatan sejumlah festival di Surabaya dan Jakarta. Dia berharap regenerasi pemain music tongling akan melestarikan budaya adiluhung serta mempererat tali persaudaraan antar umat beragama melalui toleransi yang terus dipupuk warga.
“Di Surabaya di THR. Di Jakarta pernah di Mega Mendung, di Bogor itu acara pernikahan. Suro di Magetan sering, Ringin Agung kemarin festival pring urip,” katanya.
Musik tongling merupakan warisan budaya pinisepuh Ki Hajar Wonokoso yang merupakan tokoh dari Kerajaan Mataram yang merupakan tokoh yang membuka perkampungan di Wonomulyo. (DmS)

 85 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *