Rasi Fm – Dinas Peternakan Kabupaten Magetan mencatat masih ada peningkatan kasus penyakit mulut dan kuku PMK. Sekretaris Dinas Petenakan dan Perikanan Kabupaten Magetan. Santi Trisnawati mengatakan, untuk penanganan PMK Dinas Peternakan terus menggencarkan kegiatan vaksin bagi sapi yang sehat mengingat pentingnya sapi sehat dilakukan vaksinasi agar tidak terpapar. Dari catatan Dinas Perternakan untuk jumlah kasus PMK saat ini mencapai 3.319 sembuh 2.408 mati 22 ekor dan potong paksa 10 ekor.
“Kasus harian masih ada penambahan kasus, total kasus sampai tanggal 17 Agustus sebanyak 3.319 sembuh 2.408 mati 22 ekor dan potong paksa 10 ekor,” ujarnya.
Santi Trisnawati menambahkan, untuk penanganan wabah PMK Dinas Peternakan Kabupaten Magetan telah menerima total lebih dari 11.000 dosis vaksin. Dari 11.000 dosis vaksin 3.000 dosis vaksin diantaranya digunakan untuk revaksin bagi sapi yang telah mendapat dosis vaksin pertama.
“kalau untuk upaya kita tetap melakukan KIE, KIE kita bergeser kalau dulu awal kita masih terkait gejala klinis sekarang kita lebih ke vaksinasi. Peternak kita harapkan peternak mau ternaknya divaksinasi karena ini penting sekali,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Magetan saat ini masih belum membuka kegiatan pasar hewan mengingat Kabupaten Magetan masih masuk zona merah dalam upaya penanganan PMK. (DmS)