News
Pedagang Kambing Mengaku PMK Berpengaruh Pada Harga Jual Kambing Yang Turun Hingga Rp 200.000 Per Ekor.
Published
1 tahun agoon
By
rasinews
RASI – Pedagang kambing di pasar hewan Parang Kabupaten Magetan mengaku Penyakit Mulut dan Kuku PMK yang merebak saat ini berpengaruh pada harga jual kambing mereka. Mbah Bejo salah satu pedagang kambing di Pasar Parang mengaku sejak PMK merebak jualan kambing sepi pembeli karena para petani memilih menunda membeli kambing khawatir kambing juga terpapar PMK.
”Sebelum PMK ya rane, sekarang petani memilih tidak mebeli kambing dulu Jadi ya sepi pasaranya,” ujarnya.
Sementara Tarno pedagang kambing lainnya di pasar Parang mengaku harga jual kambing turun antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 perekor. Hal tersebut mempengaruhi pendapatan para pedagang kambing.
“Ini tadi beli kasih untung Rp 50.000. Kalau pejantan segini biasanya Rp 1.600.000 ini tadi Rp 1.500.000. mau dipelihara sendiri ini,” katanya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani mengatakan, di Kabupaten Magetan belum ada laporan kambing terpapar PMK. Akibat PMK sejumlah pasar hewan di Magetan sepi dari penjualan sapi, bahkan tidak ada sapi yang dijual di pasar hewan. Mayoritas pasar hewan didominasi oleh pedagang kambing.
”Pedagang sudah teredukasi dengan tidak membawa dagangan mereka ke pasar karena khawatir tertular jadi kita tidak menutup pasar tetapi pedagang usah memahami. Kalau kambing tidak ada yang terkena karena sifat kambing membawa carier,” ucapnya. (DmS)
VISUAL NEWS klik
1,070 total views, 3 views today
You may like

Transfer Embryo Jadi Harapan Baru Perbaikan Bibit Sapi Pasca Wabah PMK di Magetan.

Peternak di Magetan Pilih Lockdown 3 Bulan Sapinya yang Berbobot 1 Ton, Berharap Diberli Presiden Saat Idul Adha.

Tangani PMK, Pemkab Ponorogo Gencarkan Vaksin dan Perpanjang Penutupan Pasar Hewan.

Terima 3.500 Dosis, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Tetap Akan Laksanakan Vaksin di Desa Yang Tolak Pelaksanaan Vaksin Dengan Surat Pernyataan.

PMK Lebih Ganas Dari Kasus Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Desak Pemerintah Tetapkan Status Wabah PMK.

Cegah PMK Meluas, Pemkab Ponorogo Tutup Semua Pasar Hewan Selama 2 Pekan.


