Connect with us

News

Ikan Keramba di Telaga Ngebel Tiba Tiba Mati, Pembudidaya Pasrah Mengubur dan Merugi.

Published

on

Ikan Keramba di Telaga Ngebel Tiba Tiba Mati, Pembudidaya Pasrah Mengubur dan Merugi.

RASI FM – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dilaporkan mati sejak Hari Jumat (31/1). Mulyadi salah satu pembudidaya ikan nila mengatakan, matinya ikan di keramba di Telaga Ngebel akibat dari angin dingin yang bertiup cukup kencang yang mempengaruhi kandungan belerang dibawah telaga Ngebel keluar.

Baca Juga:  Lampu Kuning Trafic Light Nyala Selama Libur Lebaran, Dishub Magetan : Upaya Atasi Kemacetan.

Angin kencang disertai hawa dingin memicu belerang dari bawah Telaga Ngebel naik. Ini fenomena alam disini,” ujarnya ditemui di keramba miliknya Kamis (6/2/2025).

Akibat fenomena tersebut menurut Mulyadi puluhan keramba milik pembudidaya di Telaga Ngebel mabuk kemudian mati. Sebagian pembudidaya yang tanggap memanen dini ikan peliharannya yang mabuk dan menjual ke pasar dengan harga murah.

Baca Juga:  UMK Ponorogo Diusulkan Naik 6,5 Persen, SPSI : Kenaikan Tertinggi Sepanjang Sejarah.

“Yang masih layak jual ya ya saya jual dengan harga dibawah harga pasaran. Biasanya dipasar Rp 28 ribu per kilogram, sekarang kita jual dengan harga Rp 25 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Akibat fenomena alam tersebut pembudidaya ikan keramba di Telaga Ngebel mengalami rugi hingga puluhan juta rupiah. Sebagian pembudidaya memanfaatkan ikan yang mabuk untuk pakan lele yang sementara pembudidaya lainnya terpaksa mengubur ikan nila yang mati untuk mencegah pencemaran di telaga.

Baca Juga:  Kementerian Agama Kabupaten Magetan Belum Bisa Memastikan Keberangkatan Jamaah Haji Dari Magetan.

“Ikan lele masih bisa bertahan, sebagian untuk pakan ikan lele, tapi sebagian kita kubur. Untuk kerugian sepertinya adalah yang rugi Rp 10 juta sampai Rp 15 juta,” Pungkas Mulyadi. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM