Connect with us

Hukum & Kriminal

Dua Pelaku Pembobol ATM Masih Jadi Buron, Kapolres Magetan Kirim Pesan Serahkan Diri.

Published

on

Dua Pelaku Pembobol ATM Masih Jadi Buron, Kapolres Magetan Kirim Pesan Serahkan Diri.

RASI FM – Dua pelaku pembobol ATM di dalam mini market yang berada di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Hari Senin (2/6) lalu masih menjadi buron. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan, bagi 2 pelaku yang saat ini masih buron untuk menyerahkan diri , dimana salah satu pelaku yang kabur merupakan anak dari otak kejahatan pembobol ATM yang sudah tertangkap. “Yang masih diluar sana segera menyerahkan diri. Kami akan mencari kami akan menemukan dimanapun yang bersangkutan berada. Salah satu yang tertangkap adalah ayah kandung dari DPO yang kami cari,” ujarnya saat konpres di depan Polres Magetan Senin (23/6/2025).

Baca Juga:  Kesal, Pemilik Kolam Ikan di Ponorogo Tembak Bocil Yang Nekat Mancing Dikolamnya.

Raden Erik menambahkan, kedua pelaku yang saat ini menjadi DPO merupakan pelaku pembantu dalam kasus pembobolan ATM yang berisi uang sebanyak lebih dari Rp 600 juta. Sementara dari 3 pelaku yang tertangkap 2 diantaranya merupakan otak dari kejahatan pembobolan ATM tersebut. “Dua DPO ini pelaku pembantu. Sementara pelaku utamanya adalah dua orang yang kita amankan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Menyamar Jadi Petugas Kebersihan, Penghuni Lapas Magetan Kabur Lompat Tembok.

Dua pelaku utama yang berhasil diamankan merupakan residivis di kasus yang sama selaku pelaku yang mengelas ATM dengan menggunakan alat las yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Kedua pelaku telah melakukan kejahatan membobol ATM sebanyak 2 dan 3 kali. “Dua orang ini yang mengelas dan langsung membuka dan mengambil uang yang ada di ATM,” ucapnya.

Sebelumnya Kepolisian Resor Magetan berhasil menangkap 3 pelaku pembobol ATM di dalam mini market yang berada di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Ketiga pelaku berhasil diamankan setelah anggota Porles Magetan menelusuri jejak pelarian mereka melalui CCTV yang ada dilokasi kejadian dan CCTV di sejumlah Kabupaten Kota yang merekam pelarian mereka. Ketiganya diamankan di jalan trans Sumatra. Uang hasil jarahan dari pengakuan pelaku digunakan untuk kebutuhan keluarga, membeli cincin Nikah bahkan membeli hewan kurban (DmS)

Baca Juga:  Sidak Pasar Jelang Ramadhan, Kang Ratno : Stok Sembako Aman, Harga Cabai Naik Peluang Agrohortiluktura Magetan.

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM