Connect with us

Politik & Pemerintahan

DPRD Magetan Kembali Soroti Belum Adanya Pengembangan AMD Oleh Perumdam Lawu Tirta

Published

on

DPRD Magetan Kembali Soroti Belum Adanya Pengembangan AMD Oleh Perumdam Lawu Tirta

RASI MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan kembali menyoroti pengembangan Air Minum Mandiri (AMD) oleh Perumdam Lawu Tirta. Dalam rapat pembahasan lanjutan bersama eksekutif, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno atau yang akrab disapa Kang Ratno, menegaskan pentingnya penguatan unit usaha AMD sebagai penopang keberlangsungan Perumdam Lawu Tirta ke depan. “Ada inovatif, kreatitnya perumdam Lawu Tirta untuk membuat AMD biar kita tidak bergantung dengan produk dari luar daerah. Kita punya mata air sendiri, kita masukkan komponen itu untuk kemakmuran Magetan,” ujarnya.

Baca Juga:  Belum Terapkan WFA, Pemkab Magetan Masih Godok Perbup Target Kerja Untuk Menepis Stigma Negatif Libur.

Pengembangan AMD oleh PDAM Lawu Tirta menurut Politisi PKB tersebut penting mengingat Kabupaten Magetan memiliki sumber air yang berkualitas dari mata air Gunung Lawu. “Potensi sumber mata air langsung dari Gunung Lawu memiliki kualitas sangat baik dan bisa dimanfaatkan untuk memperkuat layanan air bersih,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kunjungi DPC PDIP Magetan, Ini Yang Disampaikan Johan Budi.

Kang Ratno dalam keterangannya juga meminta pemerintah daerah mengambil langkah strategis terkait permendagri terkait penerapan pajak air bawah tanah yang harus diantisipasi pemerintah daerah. Menurutnya, dengan adanya kebijakan tersebut, Pemda tidak bisa serta merta menaikkan tarif air pelanggan. Sebaliknya, peningkatan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas. “Kenaikan tarif bukan solusi. Justru pelayanan kepada pelanggan harus semakin ditingkatkan.,” jelasnya.

Baca Juga:  Mandat Mutlak Tanpa Oposisi: Muhammad Nabil Kembali Nahkodai KONI Jatim 2026-2030, Tantangan “Big Game” PON 2028 Menanti

DPRD meminta agar Perumdam Lawu Tirta segera merancang langkah konkret dan inovatif dalam pengembangan AMD, termasuk pemetaan potensi sumber air baru, skema investasi, dan peningkatan kapasitas layanan pelanggan. “Kami menunggu langkah konkret dari pihak Perumdam. Jangan sampai potensi besar yang dimiliki justru terbengkalai karena minim inovasi dan terobosan,” tegasnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM