Connect with us

Politik & Pemerintahan

DPRD Magetan Kembali Soroti Belum Adanya Pengembangan AMD Oleh Perumdam Lawu Tirta

Published

on

DPRD Magetan Kembali Soroti Belum Adanya Pengembangan AMD Oleh Perumdam Lawu Tirta

RASI MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan kembali menyoroti pengembangan Air Minum Mandiri (AMD) oleh Perumdam Lawu Tirta. Dalam rapat pembahasan lanjutan bersama eksekutif, Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno atau yang akrab disapa Kang Ratno, menegaskan pentingnya penguatan unit usaha AMD sebagai penopang keberlangsungan Perumdam Lawu Tirta ke depan. “Ada inovatif, kreatitnya perumdam Lawu Tirta untuk membuat AMD biar kita tidak bergantung dengan produk dari luar daerah. Kita punya mata air sendiri, kita masukkan komponen itu untuk kemakmuran Magetan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Ponorogo Akan Bangun Jembatan Rusak di Jalur Jenangan–Ngebel Yang Membuat Warga Kesulitan Mobilisasi.

Pengembangan AMD oleh PDAM Lawu Tirta menurut Politisi PKB tersebut penting mengingat Kabupaten Magetan memiliki sumber air yang berkualitas dari mata air Gunung Lawu. “Potensi sumber mata air langsung dari Gunung Lawu memiliki kualitas sangat baik dan bisa dimanfaatkan untuk memperkuat layanan air bersih,” imbuhnya.

Baca Juga:  Saluran Irigasi Di Desa Dadi Jebol, 15 Rumah Warga Terdampak Banjir Belasan Sambungan Pipa Air 4 Desa Terdampak.

Kang Ratno dalam keterangannya juga meminta pemerintah daerah mengambil langkah strategis terkait permendagri terkait penerapan pajak air bawah tanah yang harus diantisipasi pemerintah daerah. Menurutnya, dengan adanya kebijakan tersebut, Pemda tidak bisa serta merta menaikkan tarif air pelanggan. Sebaliknya, peningkatan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas. “Kenaikan tarif bukan solusi. Justru pelayanan kepada pelanggan harus semakin ditingkatkan.,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2024, Pemkab Magetan Siap Gelar Pemilu.

DPRD meminta agar Perumdam Lawu Tirta segera merancang langkah konkret dan inovatif dalam pengembangan AMD, termasuk pemetaan potensi sumber air baru, skema investasi, dan peningkatan kapasitas layanan pelanggan. “Kami menunggu langkah konkret dari pihak Perumdam. Jangan sampai potensi besar yang dimiliki justru terbengkalai karena minim inovasi dan terobosan,” tegasnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

 618 total views,  3 views today