RASI MAGETAN – Polres Magetan, Jawa Timur menanggapi fenomena pengibaran bendera one piece sebagai kebebasan berekspresi warga. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, warga dipersilahkan melakukan kebebasan kreatifitas namun harus sesuai dengan aturan yang telah diberlakukan. “Silahkan itu kreatifitas, itu kebebasan berekspresi tapi yang jelas tidak bisa disandingkan dengan bendera kita,” ujarnya disela sela kegiatan bazar murah yang dilaksankan di halaman Polres Magetan Senin (11/8/2025).
Raden Erik menambahkan, meski menghormati sebagai kegiatan kebebasan berekspresi, namun dia menegaskan tidak akan mentolelir warga yang nekat mengibarkan bendera one piece bersandingan dengan bendera merah putih. “Bendera merah putih itu harga mati,” imbuhnya.
Untuk meningkatkan kecintaan warga terhadap bendera merah putih, Polres Magetan membuat sejumlah kegiatan yang bernuansa kebangsaan salah satunya adalah dengan menggelar bazar pasar murah di Polres Magetan dengan menyediakan sembako murah. Polres Magetan juga akan membagikan ribuan bendera merah putih kepada warga. “Kita menyemarakkan dengan menggemakan nuansa nasionalisme dan membagikan bendera merah putih kepada masyarakat yang hadir dan juga akan membagikan bendera kepada masyarakat umum, kepada publik dijalanan agar timbul kecintaannya kepada bendera merah putih,” ucapnya. (DmS)