Connect with us

Budaya&Pariwisata

Anggota DPRD Provinsi Sasa: Miniatur Pancasila Yang Harus Ditularkan Dari Haul Ki Hajar Wonokoso di Kampung Wonomulyo.

Published

on

Anggota DPRD Provinsi Sasa: Miniatur Pancasila Yang Harus Ditularkan Dari Haul Ki Hajar Wonokoso di Kampung Wonomulyo.

Rasi Fm – Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa melihat keberagaman dan toleransi yang tinggi di Kampung Wonomulyo Desa Geni Langit dalam kegiatan haul Ki Hajar Wonokoso patut untuk ditularkan kepada masyarakat. Menurutnya toleransi yang telah menjadi keseharian warga Kampung Wonomulyo merupakan miniatur Pancasila. Budaya mempraktekkan toleransi tersebut merupakan ajaran Ki Hajar Wonokoso yang sampai saat ini masih dipegang teguh masyarakat.
“Melihat Wonomulyo ini miniatur Pancasila. Karena disini toleransi cukup baik. Di dusun kecil ini ada beragam agama, berbagai kepercayaan ini terjaga dan tidak pernah bertengkar karena salah satu pesan yang disampaikan Ki Hajar Wonokoso tidak boleh bertengkar antar saudara. Dan ini masih dipegang oleh masyarakat,” ujarnya.
Diana Amaliyah Verawatiningsih menambahkan, keberagaman agama tidak mempengaruhi keseharian mereka yang saling mendukung dalam kegiatan sosial. Praktek toleransi menurut Politisi PDIP tersebut menjadi contoh indahnya menjalankan keberagaman di dalam pelaksanaan sosial kemasyarakatan.
“Saya meihat sendiri bagaimana masyarakat Wonomulyo ketika membagun rumah tidak perlu membayar tukang. Tetangga yang lain itu akan membantu. Begitu yang punya hajatan, ada yang datang bahkan membatu menyumbang tenaga,” imbuhnya.
Pada Hari Senin (6/5/2022) malam, masyarakat Kampung Wonomulyo menggelar Galungan yang merupakan kebiasaan turun temurun di Desa Wonomulyo guna memperingati wafatnya Ki Hajar Wonokoso, pendiri atau pendahulu Desa Wonomulyo. Dalam kegiatan tersebut selain memanjatkan doa dari masyarakat yang terdiri dari beragam agama juga menggelar kuliner tradisional serta penampilan musik khas tongling. (DmS).

Baca Juga:  Gelar Festival Jeruk Pamelo, Pemkab Magetan Rekayasa Panen Jeruk Untuk Dongkrak Harga.

 443 total views,  3 views today