Connect with us

Pendidikan

200 Guru Berkumpul Bahas Dorong Inovasi Pembelajaran di Kegiatan  TPN Ke-13 di SMPN 1 Ngariboyo Magetan.

Published

on

200 Guru Berkumpul Bahas Dorong Inovasi Pembelajaran di Kegiatan  TPN Ke-13 di SMPN 1 Ngariboyo Magetan.

RASI MEDIA  – Sebanyak  200 pendidik dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Temu Pendidik Nusantara (TPN) Ke-13 yang digelar di SMP Negeri 1 Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) itu diikuti guru, kepala sekolah, hingga pengawas dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ponorogo-Magetan. “Kegiatan Temu Pendidik Nusantara ke-13 ini diikuti hampir 200 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK sampai SMA dan SMK,” ujar Ketua Panitia TPN Ke-13, Dr. Samsul Hidayat, S.Pd., M.Pd. Kamis (2/7/2026)

Baca Juga:  Kepolisian Resor Magetan Periksa CCTV Disekitar Lokasi kejadian Dugaan Kekerasan Pada Anak Isa Bajaj.

200 Guru Berkumpul Bahas Dorong Inovasi Pembelajaran di Kegiatan  TPN Ke-13 di SMPN 1 Ngariboyo Magetan.

Samsul mengatakan TPN menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan pendidikan. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial karena merupakan proses yang berkesinambungan. “Problematika pendidikan tidak bisa diselesaikan secara ego sektoral. Semua kalangan pendidik harus terlibat karena pendidikan merupakan proses yang berkelanjutan. Karena itu kami mengangkat tema cita-cita kolektif dalam membersamai proses pendidikan,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Ponorogo Langsung Perintahkan Camat Slahung Beli Lahan Pemakaman Buntut Larangan Sulasmi.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti diskusi reflektif, pemutaran film inspiratif tentang perjuangan guru, serta penguatan pola pikir (growth mindset). Forum itu juga menyoroti rendahnya capaian literasi dan numerasi di Kabupaten Magetan serta pentingnya pemanfaatan teknologi informasi secara bijak dalam pembelajaran. “Teknologi tidak bisa kita jauhi. Justru harus kita gunakan secara bijaksana agar memberikan makna lebih bagi proses belajar mengajar, baik dalam penyampaian materi, administrasi, maupun pengembangan kreativitas siswa,” jelas Samsul.

Baca Juga:  Berangkatkan 5 KK, Masih Ada 200 Kk Waiting List Program Transmigrasi.

 

Melalui TPN Ke-13, panitia berharap seluruh peserta mampu menerapkan berbagai praktik baik dan inovasi pembelajaran di sekolah masing-masing. Komunitas Guru Belajar Nusantara juga akan terus mengawal implementasi hasil kegiatan agar berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Magetan. “Harapan kami, setelah kegiatan ini selesai, teman-teman dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran di sekolah masing-masing sehingga proses belajar menjadi lebih kreatif, lebih dekat dengan siswa, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM