Connect with us

News

Tingkatkan SDM Pengawas Dalam Inovasi Pelayanan, Pemkab Magetan Gelar Pelatihan Struktural Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI Tahun 2024.

Published

on

Tingkatkan SDM Pengawas Dalam Inovasi Pelayanan, Pemkab Magetan Gelar Pelatihan Struktural Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI Tahun 2024.

RASI FM – Pemerintah Kabupaten Magetan, bekerjasama dengan dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, menggelar Pelatihan Struktural Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI Tahun 2024 di Pendopo Surya Graha yang diikuti oleh 40 ASN dari 35 OPD di Kabupaten Magetan. Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKD Kabupaten Magetan Inci Abduryatin mengatakan, kegiatan pelatihan kepada SDM ASN di posisi pengawas dimaksudkan untuk meningkatkan inovasi yang dilakukan oleh ASN di bidang pelayanan. Hasil dari inovasi yang mereka lakukan juga dipamerkan dalam kegiatan tersebut sehingga inovasi yang dihasilkan juga bisa diterapkan di OPD lainnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Kunjungan, Perpustakaan Gelar Sejumlah Pelatihan Gratis Untuk Siswa Sekolah Dasar.

“Mereka posisinya diujung tombak pelayanan sehingga diharapkan inovasinya inovasi yang bersifat pelayanan. Sehingga dampak yang kita inginkan adalah pelayanan yang lebih baik. Inovasi mereka juga dipamerkan , aksi perubahan mereka kita pamerkan, diharapkan dari inovasi dari satu OPD itu bisa diadopsi oleh OPD OPD yang lain sehingga inovasi ini bisa tersebar ke seluruh perangkat daerah yang ada di Magetan sehingga manfaatnya lebih besar lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Khofifah Sidak Pasca Lebaran Pasar Legi Ponorogo, Pastikan  Harga Kebutuhan Pokok Turun dan Stabil

Perwakilan dari Analis Pengembangan Kompetensi ASN Ahli Madya Provinsi Jawa Timur Nawang Adiyani mengatakan, kegiatan pelatihan yang dilakukan untuk pejabat setara eselon 4 dengan tujuan bagaimana mereka memenuhi standar kompetensi pejabat eselon 4. Diharapkan 40 peserta eselon 4 yang mengikuti pelatihan juga mengimplementasikan inovasi yang mereka buat di instansi dimana mereka bekerja. Inovasi yang mereka buat juga diharapkan akan bisa dinikmati oleh masyarakat sebagai bentuk layanan.

“Ini memang harus diimpelematasikan di instansi masing masing yang nanti ada pengawalan dari segenap jajaran di level pimpinan dan bawahannya. Inovasi yang mereka gagas yang dituangkan dalam aksi perubahan ini menuai manfaat dalam konteks masyarakat luas, Sehingga gagasan ini mendapat validasi tidak hanya dari pimpinan tapi juga dari masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Semua Guru Telah Divaksin, Magetan Tetap Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pemberlakuan PPKM Level 4

Dalam Pelatihan yang berlangsung selama 104 hari, dimulai sejak 24 April hingga 20 Agustus 2024, menggunakan metode blended learning ditetapkan 10 inovasi terbaik dan tiga peserta memperoleh prestasi istimewa. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM