Connect with us

News

Sungai Mengering Dampak Kemarau Panjang, Puluhan Warga Desa Baleasri Berebut Ikan.

Published

on

Sungai Mengering Dampak Kemarau Panjang, Puluhan Warga Desa Baleasri Berebut Ikan.

RASI FM – Puluhan warga Desa Baleasri berebut ikan di sungai desa yang mengering akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Ketua RT Desa Baleasri Eko Purwanto mengatakan, air sungai yang biasa digunakan untuk pengairan warga saat ini tak lagi mengalir sehingga meninggalkan kubangan yang banyak terdapat ikan.

“Air sungainya kering setelah digunakan untuk pengairan warga. Ini juga karena musim kemarau,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral di Medsos Penonton Colek Pemain Jatilan, Berujung Laporan ke Polsek.

Air yang masih tertinggal kemudian di sedot oleh warga untuk pengairan sawah sehingga meninggalkkan ikan yang berada disungai. Kebanyakan warga mendapatkan ikan nila dan lele di kubangan yang berada di sungai.

“Ini kan disedot, untuk pengairan. Warga banyak yang dapat ikan . Kebanyakan ikan nila sama lele,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kebakaran Hutan Rakyat di Gunung Bancak Magetan Meluas 1 Hektar, Dipadamkan Manual

Julio salah satu warga yang ikut berburu ikan di sungai Desa Baleasri mengatakan, dia bersama teman teman sekolahnya senang berburu ikan di sungai di Hari Minggu. Dia mengaku mendapatkan ikan jenis wader, nila dan mujair.

“banyak dapat ikan, samai samai sama teman teman. Saya dapat ikan wader, nila sama mujair,” katanya.

Musim kemarau panjang yang terjadi membuat sejumlah sungai di Kabupaten Magetan mengering. Meski tahun ini merupakan musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya, namun di Magetan tidak terjadi kekeringan seperti pada tahun sebelumnya, dimana masyarakat di sejumlah kecamatan mengandalkan air droping dari BPBD untuk mencukupi kebutuhan air bersih mereka. (DmS).

Baca Juga:  Ada Ratusan Nama P3K yang Tercatat di Pohon, Cara Pemkab Ponorogo Ajak ASN Hijaukan Lingkungan.

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM