Connect with us

Hukum&KRIMINAL

Soal Pengembalian Sisa Uang Pembangunan Jalan Tembusan Sawah, Tim Pemeriksa Inspektorat Magetan Turun ke Desa Taji.

Published

on

Kasun di Desa Taji Bangun Makam Punden Dari Sisa Uang Membangun Jalan Sawah

Rasi Fm – Tim pemeriksaan khusus Inspektorat Kabupaten Magetan turun ke Desa Taji untuk melakukan pemeriksaan terkait pengembalian sisa uang kelebihan pembangunan jalan tembus sawah tahun 2019 oleh Kepala Dusun Selawe Desa Taji. Herman Ketua Tim Pemeriksa Khusus Inspektorat Kabupaten Magetan mengatakan, tim pemeriksa khusus inspektorat turun langsung memeriksa beberapa bangunan proyek dan meminta beberapa dokumen penting yang digunakan untuk kepentingan pemeriksaan.
“ Baru melihat titik titik lokasi fisik. Ada 4 titik fisik yang baru dilihat lokasinya saja. Nanti mungkin di lain waktu kita dalami lebih lanjut terkait pelaksanaan pengerjaan fisik itu sesuai dengan perencanaanya atau belum,” ujarnya.
Selain melihat 4 fisik pengerjaan di Desa Taji, tim pemeriksa khusus Inspektorat Magetan juga meminta dokumen APBDes tahun 2019 dan 2020 untuk memeriksa kegiatan yang sudah dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan RAB dan mekanismenya. Tim pemeriksaan khusus nantinya juga juga akan memintai keterangan beberapa pihak yang masuk atau terlibat dalam pengembalian sisa uang pembangunan jalan tebus sawah yang dikerjakan tahun 2019 tersebut.
“Baru minta saja, nanti dokumennya masih disiapkan dari APB Desa 2019 dan APBDes 2020 termasuk pertanggungjawabannya yang didalamnya ada RABnya dan gambarnya ada mekanisme pancairannya seperti apa,” imbuhnya.

Baca Juga:  Magetan Masuk Zona Merah, Ini Langkah Pemkab Magetan

Sebelumnya Kepala Dusun Selawe Terito Tandra mengaku harus mengembalikan sisa uang pembangunan jalan tembus sawah sebesar 35 juta rupiah dari anggaran 60 juta rupiah. Uang Rp 35 juta sisa pengerjaan jalan tembus sawah saat ini telah digunakan untuk membangun makam punden. Kepala Desa Taji mengaku melalui rapat desa dengan alasan adanya dugaan penyelewengan anggaran karena sejumlah masyarakat mengeluhkan pembangunan selokan jalan sedalam 2 meter sehinga warga kesulitan melakukan irigasi membuat desa meminta sisa uang pembangunan jalan sawah dikembalikan ditambah dengan sejumlah pembangunan jalan dan pengadaan lampu jalan dengan jumlah biaya mencapai 139 juta juga menjadi tanggung jawab kasun. (DmS).

Baca Juga:  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Magetan Pertanyakan permintaan Desa Taji Terkait Pembiayaan Jalan Sebesar 139 Juta

 843 total views,  3 views today