Connect with us

Hukum&KRIMINAL

Inspektorat Telah Periksa 9 Perangkat Desa Taji, Terkait Pengembalian Uang Sisa Pembangunan Jalan Tembus Sawah Sebesar Rp 35 Juta.

Published

on

Kasun di Desa Taji Bangun Makam Punden Dari Sisa Uang Membangun Jalan Sawah

Rasi Fm – Delapan dari 9 Perangkat Desa Taji Kecamatan Karas Kabupaten Magetan telah dipanggil Inspektorat Kabupaten Magetan terkait pengembalian uang sisa pembangunan jalan tembus sawah sebesar Rp 35 Juta oleh Kepala Dusun Selawe Desa Taji, Terito Tandra. Inspektur pada Inspektorat Magetan Imam Fauzi mengatakan hingga Senin siang 8 perangkat desa Taji termasuk Kepala Desa telah dipanggil dan dimintai keterangan di Inspektorat. Rencananya Senin sore ini Inspektorat juga akan memanggil Kepala Dusun Selawe Desa Taji untuk dimintai keterangan.
“Dari kemarin sudah memeriksa 8 perangkat desa? Iya delapan. Hari ini kasun dan kades? Iya Hari ini kadesnya sudah? Sudah barusan, kasunnya belum sama temen temen pemeriksa an dijadwalkan,” ujarnya.
Imam Fauzi menambahkan, selain melakukan pemanggilan terhadap 9 perangkat desa, Inspektorat juga telah meminta sejumlah dokumen dari Desa Taji seperti APB Desa tahun 2019 dan tahun 2020 serta sejumlah dokumen RPJM, RKP dan PP Desa tekait pengembalian uang sisa pembangunan jalan tembus sawah sebesar Rp 35 Juta oleh Kepala Dusun Selawe Desa Taji Terito Tandra . Meski demikian inspektorat masih enggan membeberkan hasil pemeriksaan selama ini.
“Selain APBDesa apalagi bukti atau dokumen yang diambil atau dibutuhkan? Kalau desa ya PJM, RKP sama PP Desa itu aja. Tidak melihat kesana, yang jelas temen temen masih menggali informasi kan seperti itu. Nanti kalau sudah selesai baru dilaporkan ke saya. Nanti saya sampaikan nanti faktanya seperti apa . Sementara ini belum ada laporan dari temen temen,” imbuhnya.
Sebelumnya Kepala Dusun Selawe Terito Tandra mengaku harus mengembalikan sisa uang pembangunan jalan tembus sawah sebesar 35 juta rupiah dari anggaran 60 juta rupiah. Uang Rp 35 juta sisa pengerjaan jalan tembus sawah saat ini telah digunakan untuk membangun makam punden. Kepala Desa Taji mengaku melalui rapat desa dengan alasan adanya dugaan penyelewengan anggaran karena sejumlah masyarakat mengeluhkan pembangunan selokan jalan sedalam 2 meter sehingga warga kesulitan melakukan irigasi membuat desa meminta sisa uang pembangunan jalan sawah dikembalikan ditambah dengan sejumlah pembangunan jalan dan pengadaan lampu jalan dengan jumlah biaya mencapai 139 juta juga menjadi tanggung jawab kasun. (DmS).

Baca Juga:  Berhasil Buka Jalan ke Sawah, Kepala Dusun di Desa Taji Justru Diminta Lepas Baju dan Meminta Maaf Kepada Warga.

 719 total views,  6 views today