Connect with us

News

Resmikan Bangsal Pasca Panen Bawang Merah, Warga desa Turi Kembangkan Produk Bawang Goreng.

Published

on

Resmikan Bangsal Pasca Panen Bawang Merah, Warga desa Turi Kembangkan Produk Bawang Goreng.

Rasi Fm – Pemerintah Desa Turi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan mendapat bantuan alat produksi untuk mengembangkan produk bawang goreng. Bupati Magetan Suprawoto dalam kegiatan peresmian pengoperasian bangsal pasca komoditas hortikultura panen bawang merah mengatakan, dengan bantuan peralatan pasca panen petani bawang merah di Kecamatan Panekan petani mendapat nilai tambah dengan mengolah bawang hasil tanaman mereka menjadi bawang goreng.

Sebelum mendapatkan bantuan pengolahan hasil panen bawang merah, petani di Desa Turi hanya bisa menjual hasil panen mereka dengan harga murah, dengan adanya peralatan pengolah bawang merah menjadi bawang goreng petani di Desa Turi bisa mendapat nilai tambah.

Baca Juga:  Terima Pengaduan, Polres Magetan Buka Posko Pengaduan Nasabah Bank MSI : Jumlahnya Ribuan.

“ Seringkali petani kita pasca panen kesulitan menjual, ini upaya kita pasca panen memberi nilai tambah kepada para petani bawang merah. Dibantu oleh mesin sehingga nantinya tidak hanya panen terus dijual tetapi diolah menjadi nilai tambahnya mejadi lebih besar,” ujarnya.

Sementara perwakilan dari Dinas Pertanian Provinisi Jawa Timur mengatakan, bantuan bangsal pasca panen dan peralatan pasca panen sampai dengan olahan untuk memaksimalkan hasil panen petani dibidang holtikulura. Dengan mempunyai peralatan tersebut petani bisa mengolah langsung hasil panen mereka menjadi produk olahan yang berkualitas sehingga petani memiliki nilai tambah yang akan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Baca Juga:  Permudah Perijinan Pelaku UMKM, Dinas Perijian Magetan Gelar Pepeling di Kecamatan Bendo.

“ Bantuannya ini bangsal bawang merah, ketika bawang merah harga turun bisa diolah untuk bisa menambahkan nilai, kebetulan disini untuk bawang goreng. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk produk holtikultura lain, karena kita berikan bantuan facum frying untuk bisa mengolah kripik buah yang mungkin potensi disini untuk dikembangkan,” katanya.

Baca Juga:  Tingkatkan Keamanan Data Digital, Dinas Kominfo Kabupaten Magetan Bentuk Tim CSIRT.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Uswatun Chasanah mengatakan, bantuan bangsal pasca panen dan peralatan pasca panen sampai dengan olahan diharapkan bisa dimaksimalkan oleh petani untuk meningkatkan taraf kerejahteraan mereka sehingga petani tidak lagi kesulitan menjual hasil panen mereka. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM