News
Kuota Haji Magetan Bertambah, Total Jamaah Naik Jadi 544 Orang Dimungkinkan Masih Bisa Bertambah.
Published
4 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA — Kuota jamaah haji Kabupaten Magetan tahun 2026 kembali bertambah. Hingga pertengahan Mei, total jamaah asal Magetan yang berangkat ke Tanah Suci meningkat dari semula 534 orang menjadi 544 orang. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini mengatakan tambahan kuota tersebut berasal dari pengisian kursi kosong jamaah dari daerah lain yang batal berangkat. “Yang awalnya kita kemarin 534, sekarang totalnya 544. Jadi ada tambahan,” ujar Ida.
Ia menjelaskan, tambahan jamaah itu masuk secara bertahap ke sejumlah kloter berbeda. Awalnya, jamaah Magetan terakhir diberangkatkan melalui Kloter 22. Namun setelah itu masih ada penambahan jamaah yang diberangkatkan melalui kloter lain. “Ada tambahan lagi dua orang masuk Kloter 41. Kemudian ada tambahan lagi tiga orang masuk Kloter 62, lalu dua orang masuk Kloter 63,” jelasnya.
Menurut Ida, jamaah tambahan tersebut bergabung dengan kabupaten lain di Jawa Timur untuk mengisi kursi kosong akibat adanya calon jamaah yang gagal berangkat. “Betul, mengisi kabupaten-kota lain yang mungkin ada beberapa jamaahnya gagal berangkat, apapun sebabnya. Bisa karena sakit atau alasan lainnya,” katanya.
Ia mencontohkan jamaah Magetan di Kloter 41 bergabung dengan jamaah asal Bojonegoro. Sedangkan jamaah Kloter 62 bergabung dengan Jombang dan Kediri, sementara Kloter 63 bergabung dengan Jombang, Mojokerto, dan Malang. Ida menyebut peluang penambahan kuota jamaah Magetan masih terbuka karena proses pemberangkatan haji Jawa Timur belum selesai seluruhnya. “Jawa Timur sampai dengan Kloter 116, sementara sekarang pemberangkatan baru sampai kloter 70-an. Jadi masih ada kemungkinan Magetan naik status lagi,” ungkapnya.
Ia mengatakan proses penunjukan jamaah cadangan dilakukan melalui koordinasi Embarkasi Surabaya bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur. Jamaah yang mendapat kesempatan berangkat akan langsung dikonfirmasi kesiapannya. “Kita konfirmasi jamaah itu apakah siap berangkat tahun ini. Kalau siap akan kita persiapkan, kalau belum siap juga tidak apa-apa karena itu hak jamaah,” jelas Ida.
Menurutnya, jamaah yang belum siap diminta segera melapor agar kesempatan tersebut bisa dialihkan kepada nomor porsi berikutnya.Sementara itu, seluruh jamaah haji reguler asal Magetan saat ini telah diberangkatkan. Pemberangkatan terakhir dilakukan pada 7 Mei 2026 melalui Kloter 63. “Magetan itu sudah berangkat semua. Terakhir tanggal 7 Mei kemarin di Kloter 63, dua orang dari Kecamatan Maospati,” katanya.
313 total views, 3 views today
You may like

Dinas Pariwisata Magetan Sayangkan Warga Pengguna Jasa Kuda Wisata di Sarangan yang Nekat Terobos Jalur Longsor Lingkar Selatan Sarangan yang Ditutup.

SMP Negeri 1 Poncol Gelar Manasik Haji, Perkuat Karakter Religius Siswa

Magetan Jadi Daerah Perdana Penyaluran Jagung SPHP di Jatim, Peternak Dapat Harga Maksimal Rp5.500 per Kilogram

Tanggapi Harga Telur Anjlog, Anggota Komisi IV DPR RI : Ada Impor Telur Pasti Kami Tolak

Dua Tersangka Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Masih Terima Gaji Pokok, Sejumlah Tunjangan Mulai Ditangguhkan

Diberhentikan Usai Selewengkan Dana Desa Rp 325 Juta, Pemdes Taji Proses Penggantian Bendahara Desa.


