Rasi Magetan – Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 bertepatan dengan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025). Peringatan tersebut diawali dengan upacara bendera di halaman pesantren, yang diikuti oleh para santri, dewan guru, serta pengurus yayasan.
Dalam amanatnya, Pembina Yayasan Nur Rosyidah, Drs. Udi Djatmiko, menyampaikan pesan tentang pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kepahlawanan masa kini tidak lagi diwujudkan melalui peperangan, tetapi melalui perjuangan menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan bekerja keras demi kemajuan bangsa.
“Itulah bentuk kepahlawanan modern yang harus dilakukan para santri — berjuang dengan ilmu, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Udi Djatmiko saat memimpin upacara di halaman pesantren.
Ia juga mengajak seluruh santri untuk menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum memperkuat semangat belajar dan rasa cinta tanah air.
“Bangsa ini membutuhkan generasi yang cerdas, tangguh, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya. Jangan biarkan semangat juang para pahlawan hanya menjadi kenangan sejarah,” pesannya.
Selain upacara, rangkaian kegiatan HUT ke-11 Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra juga berlangsung meriah. Pihak pesantren menyelenggarakan khitan massal yang diikuti 50 anak, pengajian Al-Qur’an, lomba hias tumpeng, serta tabligh akbar.
“Momentum milad ini kami jadikan untuk menumbuhkan semangat kepahlawanan agar pondok terus berkembang dan mampu mencetak generasi yang siap membangun bangsa sesuai dengan bidangnya,” tambah Udi Djatmiko.
Dengan perpaduan semangat Hari Pahlawan dan milad ke-11, Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan meneguhkan komitmennya mencetak santri yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa nasionalis — siap menjadi pejuang kemajuan bangsa di masa depan. (DmS)