Connect with us

Pendidikan

SMP IT Al Jahra Magetan Gelar ‘Kembara’ Selama Tiga Hari, Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa dan Kenalkan Mitigasi Bencana.

Published

on

SMP IT Al Jahra Magetan Gelar ‘Kembara’ Selama Tiga Hari, Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa dan Kenalkan Mitigasi Bencana.

RASI FM – Tigaratus empat puluh satu siswa kelas 7 dan 8 SMP IT Baitul Qur’an Al Jahra mengikuti kegiatan Kemah Baitul Qur’an Al Jahra (Kembara) di bumi perkemahan Desa Sidomulyo , Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan salama 3 hari. Kepala SMP IT Baitul Qur’an Al Jahra, Muhammad Afif Syaifullah mengatakan, kemah di alam terbuka dilaksanakan untuk mempersiapkan mental dan fisik siswa pasca libur lebaran sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di pondok dan sekolah. “Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengembangan karakter, kerjasama, mandiri membangun rasa persaudaraan dan kerjasama sesama muslim. Yang ditekankan disini adalah fisik, mental dan spiritual,” ujarnya.

Baca Juga:  Modus Bujuk Rayu Dengan Uang, Bapak di Ponorogo Lakukan Tindak Asusila Terhadap Anak Dibawah Umur.

Kegiatan di alam terbuka menurut Muhammad Afif Syaifullah akan semakin mendekatkan spiritual para siswa karena dalam kegiatan Kemah Baitul Qur’an Al Jahra (Kembara) pelaksanaan ibadah justru diintensifkan. “Ini bedanya dengan kemah yang lain, disini kita tekankan spiritualnya, ada sholat berjamaah , ada zikir pagi sore secara bersama, sholat malam bersama serta ada target baca Alquran masing masing,” imbuhnya.

Tak hanya memperdalam keilmuan kegamaan, ratusan siswa juga dikenalkan dengan mitigasi bencana. Pemateri dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan mengajarkan bagaimana menangani kebakaran skala kecil seperti kebakaran kompor secara benar sehingga siswa memiliki pengalaman penanganan bencana secara dini untuk mencegah bencana kebakaran lebih besar. “Setidaknya ada pencegahan dan penanganan kalau terjadi bencana kecil seperti bencana kebakaran saat memasak, sehingga bisa diatasi untuk mencegah bencana kebakaran lebih besar,” ucapnya.

Baca Juga:  SBY Ajak Mahasiswa UNESA Jadi Bagian dari Solusi dan Masa Depan Bangsa

Kegiatan Kemah Baitul Qur’an Al Jahra (Kembara) juga diisi dengan materi wawasan kebangsaan dengan pemateri dari Koramil Plaosan. Sebagai santri pondok, wawasan akan cinta tanah air juga diperkuat melalui pemahaman wawasan kebangsaan. “Tidak hanya belajar agama dan keilmuan saja, tetapi siswa juga dibekali dengan wawasan kebangsaan untuk menumbuhkkan rasa nasionalisme dan rasa kecintaan terhadap tanah air,” jelas Afif.

Kegiatan Kemah Baitul Qur’an Al Jahra (Kembara) juga dikemas melalui kegiatan lintas alam long march dan outbond untuk semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air. Melalui kegiatan lintas alam para siswa diajak menikmati anugrah alam yang tidak terbatas sehingga menumbuhkan rasa cinta tanah air. Melalui kegiatan long march siswa diajak bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. “Long march ini kita mengajarkan bagaimana mereka menerapkan sambil jalan, adab ketika bertemu dengan orang, dengan masyarakat yang mereka temui di jalan. Tidak hanya belajar agama dan keilmuan saja di pondok, tetapi diajarkan juga bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat,” Pungkas Afif. (DmS)

Baca Juga:  Peringati Hari Bakti, TNI AU Selesaikan Pembangunan Sekolah SLB Paedagogia

 1,307 total views,  3 views today