Connect with us

Pariwisata

Harus Tutup Saat Penerapan PPKM, Majosemi Park Berhasil Membuat Dinosaurus Sendiri.

Published

on

Harus Tutup Saat Penerapan PPKM, Majosemi Park Berhasil Membuat Dinosaurus Sendiri.

Rasi Fm – Lebih dari 3 minggu destinasi wisata Mojosemi Park ditutup karena penerapam PPKM Level 4 dan Level 3 tak membuat destinasi wisata yang mempunyai icon dinosaurus libur kegiatan. Justru dimasa tutup karena penerapan PPKM bengkel maintenance dinosaurus Mojosemi Park berhasil memperbaiki dan membuat sendiri bentuk nyata Dinosaurus yang berukuran besar tersebut. Kepala Riset dan Pengembangan Mojosemi Forest Park, Honggo Utomo mengatakan, untuk maintenance animatronic dinosaurus dulu pihak Mojosemi Park harus menunggu tekhnisi dari Negara China tempat replica dinosaur dibeli.
“Awal pertama kita impor 2 set costume Cina kemudian kita pelajari anatomi mechanical nya kemudian pengulitannya sampai kita paham kemudian dibantu lagi setelah kita merilis dinopark dengan skala besar ini kita berkolaborasi dengan tim Jogja yang menyepakati dinopark awal ini adalah bagian alat laboratorium awal-awal untuk mewujudkan 1 dinosaurus Pak Yang pure produk anak negeri. Dari kendala dari masalah dari ini kan kita evaluasi adanya banyak penyempurnaan, efisiensi semua yang terjadi dan itu juga membawa dampak pada tinggi yang sering kita juga lebih mumpuni dalam dalam hal pembuatan animatronic dinosaurus ini tenaganya. Kemudian anak-anak sudah bisa produksi sendiri maintenance, sendiri. Dulu waktu kita masih mendatangkan  kostum dari Cina itu awal 22 unit itu kita main tenan nunggu tenaga dari Cina, biayanya besar sekali,” ujarnya.
Honggo Utomo menambahkan, dengan memiliki kemampuan sendiri untuk maintenance dan membuat sendiri replica dinosurus , Mojo Semi PArk mencanangkan akan melakukan pengembangan destinasi wisata Mojo Semi Park lebih banyak content dan membuat lebih banyak jenis dinosaurus yang dihadirkan. Untuk bisa menghasilkan Dinosaurus yang realistis seperti hewan aslinya di habitat Mojosemipark sejumlah kendala sempat dihadapi oleh team workshop seperti peralatan penggerak yang harus didatangkan dari Taiwan serta pembuatan postur badan Dinosaurus yang terdri dari beberapa lapis bahan.
“Besinya kan sudah masuk rangka, kemudian rangka dari spon ati itu masih nanti dikasih pakai busa foam. Dari busa foam nanti masih kita main tekstur pembentukannya di situ. Foam itulah nanti yang akan memberntuk detail karakter, karakter termasuk membuat gurat guratan kulit guratan ini semua nanti dan itu pakai solder,” imbuhnya.
Dengan memiliki tema kreatif untuk maintenance dan pembuatan dinosaurus mampu menekan biaya perbaikan dan pembuatan koleksi baru dino di Mojosemi park yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Penghematan tersebut menurut Honggo bisa dimanfaatkan untuk pengembangan wahana di Mojosemi Park. (DmS)

Baca Juga:  Disperindag Magetan Sumbang PAD 2,9 Miliar Dari Retribusi.

 393 total views,  3 views today