Connect with us

Politik&Pemerintahan

Diperkirakan Masih Ada 2 Kali Sidang, RAPBD Magetan 2023 Disahkan Akhir Bulan November

Published

on

Diperkirakan Masih Ada 2 Kali Sidang, RAPBD Magetan 2023 Disahkan Akhir Bulan November

Rasi Fm – Mendekati deadline pengesahan RAPBD Magetan Tahun 2023, tim pemerintah daerah besama dengan tim DPRD Kabupaten Magetan intensif melakukan pembahasan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Magetan Iswahjudi Yulianto mengatakan, diperkirakan masih ada 2 kali sidang paripurna untuk menjadikan RAPBD Magetan tahun 2023 menjadi APBD Magetan tahun 2023. Saat ini tim Pemerintah Daerah maupun tim dari DPRD Kabupaten Magetan sedang melakukan pembahasan finalisasi perubahan data RAPBD tahun 2023.

Baca Juga:  Tangkal Efek Negatif Media Sosial, Bakesbangpol Magetan Menumbuhkan Karakter Cinta Seni Budaya Kepada Generasi Muda

“ Kemarin sudah clear untuk pendapatan baik PAD asli maupun untuk PAD dari transfer. Dana itu sudah mengalami tambahan sekian miliar untuk APBD. Dana 1,6 naik jadi 1,8 miliar. Saat ini lagi diskusi penjabaran terkait pelaksanaan kegiatan, belanjanya seperti apa. Hari ini DPRD sedang focus untuk mencermati pembelanjaannya,” ujarnya

Baca Juga:  Ribuan Warga Magetan Ikuti Tes CPNS di GOR Ki Mageti.

Iswahyudi Yulianto menambahkan Saat ini pembahasan antara pemerintah Kabupaten Magetan dengan anggota DPRD adalah untuk melakukan pembahasan perubahan target perubahan RAPBD Magetan tahun 2023. Terkait sidang paripurna penetapan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28 November 2022 dimana sebelumnya dilakukan rapat pembahasan perubahan terkait pendapatan dan belanja daerah.

“Kita harapkan nanti ada finalisasi pembahasan tanggal 24, kalau masih kurang akan dibahas lagi sampai tanggal 28 maksimal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sabet Top BUMD Bintang 4, BPRS Magetan Akan Kembangkan IT

Dari rancangan APBD tahun 2023 yang diajukan selama ini terdapat perubahan jumlah pendapatan daerah dan belanja daerah dimana terjadi perubahan dari proyeksi anggaran tahun 2023 dari 1,6 triliun naik menjad kurang lebih Rp 1,8 miliar. (adv)

 115 total views,  6 views today