Rasi Fm – DPRD Kabupaten Magetan meminta Dinas Pertanian untuk proaktif melakukan sosialisasi kepada para petani yang belum mengambil jatah pupuk subsidi mereka. Ketua DPRD Kabupaten Magetan Sujatno mengatakan, banyak petani yang hingga saat ini belum mengambil kuota pupuk bersubsidi jatah mereka. Pupuk subsidi tersebut saat ini telah berada di kios yang ditunjuk untuk menyaluran.
“Itu jatah bulan 9, itu kan sudah ada alamat, pemilik itu seharusnya segera nebus, tapi nebus kan pakai uang, alasannya petani belum punya uang,” ujarnya.
Sujatno menambahkan, permasalahan yang sering terjadi pada petani adalah mereka baru akan menebus jatah pupuk subsidi mereka ketika membutuhkan untuk memupuk tanaman sehingga banyak pupuk bersubsidi yang menumpuk di kios. Sujatno yang juga merupakan ketua HKTI Kabupaten Magetan tersebut meminta kepada Dinas Pertanian mensosialisasikan kepada para petani untuk saegera menebus pupuk bersubsidi jatah mereka mengingat sulitnya mendapatkan pupuk dimasa tanam . Sangat disayangkan jika pupuk subsidi harus dikembalikan karena tidak ditebus.
Tidak ditebusnya pupuk bersubsidi nantinya juga akan berpengaruh kepada jumlah alokasi pupuk bersubsidi yang akan diperuntukkan bagi petani magetan tahun berikutnya.
“Disatu sisi pupuk langka disatu sisi kelompok tidak menebus. Kita akan minta Dinas Pertanian untuk petani menebus kalau tidak ditebus itu akan kembali. Kalau tidak ditebus itu akan dikembalikan kalau kembali pengaruhnya pengurangan lagi karena dikasih segitu tidak bisa menyerap. Dikasih segitu tidak bisa terserap,” imbuhnya.
Sebelumnya dari sidak yang dilakukan oleh Komisi B DPRD Kabupaten Magetan mendapati masih banyaknya pupuk bersubsidi yang belum diambil oleh petani di sejumlah kios penyalur pupk bersubsidi. (ADV)