Connect with us

Politik&Pemerintahan

Ini Tanggapan Fraksi PDIP DPRD Magetan Terkait Draff RAPBD tahun 2023.

Published

on

Ini Tanggapan Fraksi PDIP DPRD Magetan Terkait Draff RAPBD tahun 2023.

Rasi Fm – DPRD Kabupaten Magetan menyoroti sejumlah draft RAPBD tahun 2023 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Magetan dengan agenda pandangan umum Fraksi Fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2023.

Pandangan Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP Rita Haryati menyoroti sejumlah draft RAPBD diantaranya kebijakan ekonomi dan social ditengah kenaikan harga BBM yang berdampak pada kenaikan angka inflasi yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun sehingga angka kemiskinan naik.

“Apakah proyeksi inflasi 3 – 4 % yang ditetapkan dalam rkpd 2023 dan disepakati oleh dprd dalam kua ppas 2023 masih realistis untuk kabupaten magetan?” ujarnya.

Meski mempertanyakan proyeksi inflasi Fraksi PDIP juga mengapresiasi APBD 2022 yang mengalami peningkatan, baik dari aspek pendapatan maupun dari aspek belanja semester pertama tahun 2022.

Ekonomi Kabupaten Magetan dapat tumbuh normal kembali diatas 5%, pengangguran turun dan demikian juga angka kemiskinan di proyeksi turun pada 9,51% dari capaian 2021 sebesar 10,66%.

Baca Juga:  RUU TPKS Sah Jadi Inisiatif DPR, Puan Minta Presiden Segera Kirim Surpres

Tentu hal tersebut sejalan dengan rilis terbaru BPS ekonomi nasional pada kuartal dua tahun 2022 ini tumbuh 5,44% dari 5,07% pada kuartal pertama tahun 2022.

“Namun demikian atas proyeksi ekonomi yang sudah tumbuh normal dalam rentang optimis tersebut, tentu harus didukung oleh kebijakan ekonomi dan sosial yang baik, konsisten dan berkualitas,” imbuh Rita.

Fraksi PDIP juga menanggapi sumber pendapatan dari dana transfer, tahun 2023 di proyeksi sebesar 1 trilyun 409 milyard 916 juta 734 ribu 071 rupiah terdiri dari dana transfer dari pemerintah pusat sebesar 1 trilyun 337 milyard 874 juta 110 ribu 592 rupiah dan transfer dari provinsi jawa timur sebesar 72 milyard 42 juta 623 ribu 479 rupiah.

“Dengan telah ditetapkannya RAPBN menjadi UU APBD tahun 2023 pada hari Jumat tgl 30 september 2023, pertanyaannya apakah alokasi dana transfer sudah sesuai dengan penetapan dari pemerintah pusat berdasarkan uu apbn tahun 2023, fraksi pdi perjuangan mohon penjelasan?” ucapnya.

Baca Juga:  Ratusan Warga Magetan Ambil Hasil Test Rapid Test Gratis Yang Digelar Gugus Tugas

Dari perbandingan antara konsep anggaran dalam dokumen RAPBD dengan web kemenkeu dan juga rasionalisasi transfer dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (PKB BBNKB dan lainnya) Fraksi PDIP juga melihat, jika PAD tetap seperti konsep awal RAPBD, maka total pendapatan daerah tahun 2023 seharusnya sebesar 1 trilyun 799 milyard 258 juta 531 ribu 355 rupiah lebih besar atau selisih lebih Rp. 152,2 m

“Selisih lebih tersebut bersumber dari informasi resmi kemenkeu pada web djpk kemenkeu terdiri dari: dana transfer pemerintah pusat diluar bagi hasil cukai rokok ( dbh pajak non pajak, dau, dak fisik non fisik dan dana insentif). dbh cukai rokok belum ditetapkan olek kemenkeu, jika cukai rokok telah ditetapkan (potensi riil tahun 2021 sebesar rp. 21,6 m) dan perhitungan sendiri rasionalisasi target transfer dari provinsi, maka tentu potensi pendapatan kabupaten magetan sekitar Rp 1,820 an milyard lebih,” kata Rita.

Baca Juga:  Gandeng ITS, Pemerintah Kabupaten Magetan Kembangkan Smart City

Fraksi PDIP juga memberikan apresiasi atas meningkat nya alokasi insentif fiscal atau dana insentif daerah DID tahun 2023 sebesar Rp 23.9 m dimana paun 2022 sebesar Rp 14,37m. Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja atas indicator tujuan dan sasaran yang berkaitan dengan kriteria DID meningkat lebih baik dari tahun sebelumnya sehingga memperoleh insentif dari pemerintah pusat. Meski ada peningkatan namun jika peluang total DID per daerah/tahun sebesar sekitar Rp 100 m lebih (total dari APBN Rp 8 triliun) maka masih banyak indicator kriteria DID dari 21 kriteria yang capaiannya belum memenuhi untuk memperoleh hadiah/insentif).

“Fraksi pdi perjuangan mohon penjelasan bagaimana rencana aksi pemkab magetan untuk tahun 2023 sekarang ini dalam rangka merebut did pada tahun yang akan datang agar meningkat melebihi DID sekarang?” ucap Rita.(ADV)

 112 total views,  3 views today