Connect with us

Politik & Pemerintahan

Dinkes Magetan Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam Selama Mudik Lebaran

Published

on

 

RASI MEDIA  – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan tetap siaga selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026. Mulai dari puskesmas hingga rumah sakit disiapkan untuk melayani masyarakat selama 24 jam penuh. Kepala Dinas Kesehatan Magetan, Rohmat Hidayat, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan untuk membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) tanpa henti. “Seluruh puskesmas membuka UGD 24 jam, termasuk juga rumah sakit. Jadi masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes Magetan juga mengoptimalkan layanan Public Safety Center (PSC) 119 sebagai pusat koordinasi kegawatdaruratan. Layanan ini dapat diakses masyarakat untuk berbagai kondisi darurat, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga kejadian medis di rumah. Menurut Rohmat, PSC 119 akan langsung mengoordinasikan penanganan dengan fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kejadian. “Masyarakat bisa langsung menghubungi PSC 119, nanti akan dikoordinasikan dengan puskesmas atau rumah sakit terdekat,” jelasnya.

Baca Juga:  Kampanye di Ponorogo, Calon Gubernur Luluk Mengaku Akan Majukan Reyog

Untuk mendukung pelayanan di lapangan, Dinkes juga menyiapkan enam pos pelayanan kesehatan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Setiap pos dilengkapi ambulans, tenaga kesehatan, serta pengemudi untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat. “Di setiap pos kami siapkan ambulans lengkap dengan sarana prasarana, dua tenaga kesehatan, dan satu driver,” tambahnya.

Baca Juga:  KPU Magetan Buka Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024, Ini Jadwal Masing Masing Paslon.

Ia memastikan seluruh armada ambulans, baik milik PSC, rumah sakit, maupun puskesmas, dalam kondisi siaga 24 jam. Saat ini PSC Magetan memiliki dua armada ambulans yang siap dikerahkan sewaktu-waktu. Dinkes juga menjamin ketersediaan obat-obatan, khususnya untuk penanganan kegawatdaruratan. Sementara itu, masyarakat yang memiliki riwayat penyakit kronis diimbau untuk membawa obat pribadi selama perjalanan mudik. “Untuk obat-obatan insyaallah sudah kami siapkan, terutama yang bersifat darurat. Namun untuk obat rutin, kami imbau masyarakat membawa sendiri sesuai kebutuhan selama perjalanan,” katanya.

Baca Juga:  Mengenal Tugu Hargodumilah Yang Merupakan Patok Tapal Batas Wilayah.

Rohmat juga menegaskan bahwa peserta BPJS Kesehatan tetap bisa mengakses layanan di Magetan, meskipun tidak terdaftar di fasilitas kesehatan setempat, khususnya dalam kondisi darurat. “Dalam kondisi darurat, di mana pun berada tetap akan dilayani. Silakan langsung ke UGD rumah sakit atau puskesmas terdekat,” tegasnya.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Dinkes Magetan berharap pelayanan kesehatan selama mudik Lebaran dapat berjalan optimal dan mampu mengantisipasi berbagai potensi kejadian darurat di masyarakat.

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM